Kenali Fitur SUV Xforce Penunjang Keselamatan Saat Perjalanan Mudik
Mitsubishi Xforce menyuguhkan bodi yang berukuran compact, menawarkan handling yang sangat baik, kenyamanan serta utilitas fitur seperti interiornya yang luas dan berbagai ruang penyimpanan.
Xforce diklaim sebagai compact SUV yang memberikan rasa aman dalam pengendalian serta dalam berbagai cuaca dan kondisi jalan karena dijejali sejumlah fitur keselamatan.
Ada beberapa varian Xforce, terakhir yakni Xforce Ultimate with Diamond Sense (Ultimate DS), yang hadir untuk melengkapi dua varian telah diperkenalkan sebelumnya yakni Mitsubishi Xforce Ultimate dan Mitsubishi Xforce Exceed.
Varian baru Mitsubishi Xforce Ultimate DS hadir dengan disematkan teknologi Diamond Sense, yakni perangkat fitur bantuan keselamatan terintegrasi mutakhir untuk pengemudi, yang lebih lengkap dari varian sebelumnya, sekaligus kembali menjadi tanda komitmen Mitsubishi Motors yang telah hadir hampir 55 tahun di Indonesia.
Pada fitur keselamatan, varian Mitsubishi Xforce Ultimate DS telah dilengkapi dengan 6 airbags (berkat penambahan 2 Curtain Airbags), serta Mono Camera, Sensor Radar di depan dan belakang, dan Ultrasonic Parking Sensor.
Sementara itu fitur penambah keselamatan berkendara yaitu ada Adaptive Cruise Control (ACC) with low speed follow, Automatic High Beam (AHB), Forward Collision Mitigation (FCM), Lead Car Departure Notification System (LCDN), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Auto Headlight, Auto Rain Sensor, dan juga Rear Camera.
Keselamatan berkendara tentunya selalu jadi prioritas utama, terutama di tengah kondisi lalu lintas yang padat dan dinamis. Mitsubishi Motors menghadirkan teknologi keselamatan aktif bernama FCM untuk membantu pengemudi mengurangi risiko tabrakan depan.
FCM dirancang untuk mendeteksi potensi tabrakan dari depan dan memberikan peringatan dini kepada pengemudi. Bahkan ketika pengemudi tidak respon, sistem dapat secara otomatis melakukan pengereman untuk mengurangi dampak atau bahkan mencegah terjadinya tabrakan.
Fitur ini bisa berdiri sendiri maupun merupakan bagian dari rangkaian teknologi keselamatan Mitsubishi Motors bernama Diamond Sense yang terdapat pada beberapa model mobil penumpang terbaru. Model seperti Pajero Sport tipe Dakar Ultimate, Xforce Ultimate DS, serta Destinator.
Manfaat FCM dalam perjalanan mudik ke kampung halaman sangat membantu dalam berbagai kondisi, seperti lalu lintas macet stop and go, perjalanan dalam kota dengan jarak kendaraan rapat, situasi pengemudi kurang responsif akibat kelelahan, dan bisa mencegah kecelakaan akibat keterlambatan reaksi.
Cara kerja FCM pada Xforce
FCM bekerja dengan mengandalkan sensor radar dan kamera yang terpasang di bagian depan mobil, biasanya pada grille dan bagian atas kaca depan. Berikut alur kerjanya:
- Deteksi Objek di Depan. Sensor FCM secara aktif memantau kondisi jalan dan mendeteksi kendaraan, sepeda motor, atau objek lain di depan mobil.
- Peringatan Dini. Jika sistem mendeteksi jarak yang terlalu dekat dan berpotensi menyebabkan tabrakan, FCM akan mulai beraksi dan memberikan peringatan visual di panel instrumen dan peringatan suara agar pengemudi segera bereaksi.
- Pengereman Otomatis. Apabila pengemudi tidak melakukan pengereman atau manuver penghindaran, FCM akan mengaktifkan rem secara otomatis untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan, mengadaptasikan aksi sesuai situasi.
- Mitigasi Dampak Tabrakan. Pada kondisi tertentu, meski tabrakan tidak sepenuhnya bisa dihindari, FCM tetap membantu mengurangi tingkat keparahan benturan.
Ketentuan dan batasan FCM
Meski canggih, FCM memiliki beberapa ketentuan dan keterbatasan yang penting dipahami sebagai berikut:
- FCM bekerja optimal pada kecepatan tertentu, umumnya di kecepatan rendah hingga menengah (tergantung model kendaraan).
- Sistem bisa saja jadi kurang akurat ketika kondisi tertentu seperti saat hujan deras, kabut tebal, atau ketika kamera/radar tertutup kotoran.
- FCM bukan pengganti kewaspadaan pengemudi, melainkan sistem pendukung keselamatan.
- Objek yang sangat kecil, diam total, atau bergerak tidak wajar bisa saja tidak terdeteksi secara sempurna.
- Pengemudi tetap wajib menjaga jarak aman dan fokus saat berkendara.