Bagaimana Nasib Insentif Motor Listrik? Purbaya Bilang Begini

CNN Indonesia
Senin, 13 Apr 2026 08:23 WIB
Menkeu dan Menperin sama-sama mengungkap masih membahas insentif motor listrik. (CNN Indonesia/ Laurent Nabila Zahra Tanjung)
Jakarta, CNN Indonesia --

Insentif sepeda motor listrik sudah berakhir pada 2024 dan banyak pihak mulai ragu bakal dilanjutkan lagi. Namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melempar sinyal kemungkinan pendorong besar buat penjualan motor listrik itu bakal bergulir lagi.

Purbaya saat diwawancara di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4), menjelasan sedang berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Insentif baru disebut bakal diberikan untuk motor listrik generasi baru.

"Saya masih akan bicarakan dengan Menteri Perindustrian, kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru," kata Purbaya, dikutip Antara.

Sementara sehari sebelumnya, Kamis (9/4), Agus juga mengungkap sedang membahas insentif motor listrik dengan Kementerian Keuangan.

"Kita sedang berbicara dengan Kementerian Keuangan khususnya untuk insentif motor listrik," kata Agus ditemui dalam peluncuran buku Ginandjar Kartasasmita di Jakarta pada Kamis.

Pengembangan motor listrik disebut Agus bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan energi fosil.

"Pesan dari Bapak Presiden sangat jelas bahwa semua kendaraan itu ke depan berbasis listrik. Ya, karena memang sekarang semakin kelihatan kepentingannya untuk itu, untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil," ucap Agus.

Agus juga mengungkap besar anggaran masih dibicarakan, dia bilang bisa jadi besarnya seperti yang sudah diberikan.

"Masih dibicarakan, nanti ya," imbuhnya.

Insentif motor listrik pernah diberikan sebesar Rp7 juta untuk pembelian satu unit sejak 2023. Kebijakan ini sempat dilanjutkan ke 2024 namun kuotanya terbatas cuma 60 ribu unit.

Setelah kuota itu habis pemerintah menghentikan pemberian insentif dan tak pernah diperpanjang sampai sekarang.

(fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK