Akbar Faizal Kecewa Beli BYD Seal, Perusahaan Buka Suara

CNN Indonesia
Senin, 13 Apr 2026 10:23 WIB
Politisi Akbar Faizal kecewa dengan mobil listrik BYD Seal yang bermasalah. Ia mengeluhkan pelayanan pasca penjualan yang buruk.
Ilustrasi. Politisi Akbar Faizal kecewa dengan mobil listrik BYD Seal yang bermasalah. Ia mengeluhkan pelayanan pasca penjualan yang buruk. (Foto: CNNIndonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus senior Akbar Faizal mengaku kecewa dengan mobil listrik BYD Seal. Ia menyebut mobil yang digunakan bermasalah, dan penanganan terkait hal tersebut jauh dari apa yang diharapkan.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, Akbar bercerita bahwa mobil listrik tersebut dibeli sejak Desember 2025 secara kredit di dealer Sudirman melalui leasing Clipan Finance.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hebat dalam jualan tapi parah abis dalam pelayanan pasca penjualan itulah BYD Indonesia Sudirman, Clipan Official, serta perusahaan asuransi Asuransimag," buka Akbar dalam postingan Instagram, dikutip Senin (13/4).

"Mobil bermasalah (oleng joget). Pihak BYD, leasing, asuransi, dan bengkel yang dipilih BYD saling lempar tanggungjawab," lanjut dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena hal tersebut, ia mengatakan selama lebih kurang dua bulan mobilnya tak memiliki nasib yang jelas. Bahkan setelah ditangani bengkel internal BYD, mobil tak juga membaik, yang ada memperparah keadaan.

"Ternyata mereka salah analisa dan jogetnya makin parah, saya kembalikan ke mereka lagi," ucap dia.

Memasuki bulan keempat, kejelasan juga belum diperoleh. Ia pun memilih untuk 'mengambangkan' cicilan, meski tetap melakukan pembayaran.

"Namun per April saya tak mau bayar. Pihak Clipan Finance seperti orang menelpon menagih, mereka gunakan puluhan nomor, kuabaikan" ucapnya.

Lalu per 10 April, pihal Clipan mulai mengirimkan surat peringatan pertama. "Mereka tak peduli nasib mobil saya. Jika mau tarik mobil itu sekarang ada di halaman kantor kalian, atau di bengkel payah yang kalian pilih," kata dia.

"Menyesal beli dan pakai mobil listrik BYD," kata Akbar dalam postingannya itu.

Merespons masalah tersebut, BYD menyatakan fokus mereka kini lebih kepada penyelesaian masalah. Pihak perusahaan berupaya agar tidak ada lagi miskomunikasi dalam masalah ini.

"Saat ini Fokus BYD adalah penyelesaian cepat dan tepat. Mengkonsolidasi semua pihak agar tidak terjadi miss komunikasi kembali," ucap Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

Pihak BYD pun berencana bertemu langsung dengan Akbar hari ini.

[Gambas:Instagram]

(ryh/dmi) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]