Leapmotor B10 Bakal Meluncur di GIIAS 2026
Leapmotor B10 dipastikan menjadi model pertama Leapmotor yang mengawali debut di Indonesia pada pameran otomotif GIIAS 2026 berlangsung Juli di ICE BSD, Tangerang.
Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw ditemui saat berada di pameran Beijing Auto Show 2026 mengatakan, B10 dipilih sebagai produk pembuka karena dinilai memiliki teknologi yang kuat sekaligus desain yang relevan untuk pasar kendaraan listrik nasional.
"Indomobil [PT Indomobil National Distributor] memang sudah menjalin kerja sama dengan Leapmotor dan produk ini kita sudah siapkan, baik secara produksi lokal CKD sehingga di GIIAS ini sudah bisa kita perkenalkan kepada semua," kata Tan Kim Piauw saat ditemui di Beijing, China, Minggu (26/4).
Leapmotor B10 hadir melalui skema perakitan lokal atau completely knocked down (CKD) di Purwakarta bersama model Leapmotor lain yang akan menyusul.
Lihat Juga :Laporan dari China Leapmotor Masuk Indonesia Tahun Ini, Jadi Merek Baru Stellantis |
Menurut Tan, Leapmotor B10 bukan hanya mengandalkan desain modern, tetapi juga membawa sejumlah teknologi yang menjadi nilai jual utama di kelas SUV listrik kompak.
Salah satu teknologi yang diunggulkan pada Leapmotor B10 ialah Cell-to-Chassis (C2C), yakni sistem integrasi baterai langsung ke struktur sasis kendaraan.
Teknologi ini membuat baterai tidak lagi ditempatkan sebagai modul terpisah, melainkan menyatu dengan kerangka utama mobil sehingga meningkatkan rigiditas bodi, menurunkan pusat gravitasi, sekaligus memberi kestabilan lebih baik saat mobil bermanuver.
"Pemasangan baterai di dalam mobil ini langsung ke dalam chasis, jadi menyatu dengan chasis. Sehingga kekakuan atau kekokohan dari mobil ini dibuat sangat bagus. Jadi waktu kita manuver dengan mobil ini semakin stabil," ujar Tan.
Leapmotor sendiri memang menjadikan teknologi integrasi baterai sebagai salah satu fondasi utama pengembangan produk globalnya.
Punya dashboard khusus buat personalisasi
Selain sisi engineering, Leapmotor B10 juga membawa pendekatan interior yang cukup unik untuk menyasar konsumen muda.
Secara dimensi, Leapmotor B10 memiliki panjang sekitar 4.515 mm dengan wheelbase 2.735 mm, membuatnya masuk ke kelas SUV listrik kompak lima penumpang.
Mobil ini dibangun di atas platform LEAP 3.5 dan dibekali dua pilihan baterai 56,2 kWh serta 67,1 kWh. Sementara tenaga motor listriknya berada di kisaran 132 kW hingga 160 kW, dengan jarak tempuh lebih dari 500 kilometer dalam uji NEDC, dalam satu kali pengisian penuh tergantung varian.
Sementara untuk pasar Indonesia, Leapmotor B10 rencananya akan menggunakan baterai tipe terbesarnya, dengan pengisian saya bertipe CCS2.
Di Indonesia Leapmotor B10 akan ikut berkompetisi di segmen B SUV, yang saat ini tengah diisi oleh Geely EX 5 dan juga MG S5 EV, yang juga hadir sebagai kendaraan listrik bergaya SUV.
(aby/mik)