Toyota Starlet Kembaran Suzuki Baleno Diuji Tabrak, Hasilnya 0 Bintang

CNN Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026 09:33 WIB
Toyota Starlet, kembaran Suzuki Baleno untuk pasar Afrika Selatan, mendapat rating mengecewakan dari uji tabrak Global NCAP. (Global NCAP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota Starlet buatan India untuk pasar Afrika Selatan mendapat rating 0 bintang dalam uji tabrak Global NCAP. Hasil ini mengecewakan sebab saudara kembarnya, Suzuki Baleno, pernah mendapat rating 4 bintang di Bharat NCAP.

Global NCAP dalam siaran persnya menjelaskan rating 0 bintang untuk Starlet diberikan untuk kategori adult occupant protection (AOP) alias perlindungan penumpang dewasa. Sementara child occupant protection (COP) diberi skor 3 bintang.

Toyota Starlet buatan India untuk pasar Afrika Selatan. (Toyota Afrika Selatan)



Starlet adalah salah satu mobil yang paling populer di Afrika Selatan. Hatchback lima pintu ini dibekali airbag pada area pengemudi dan penumpang depan serta Electronic Stability Control (ESC) yang menjadi fitur standar.

Unit yang diuji merupakan produksi 2026, tetapi belum mendapat tambahan fitur keselamatan standar berupa airbag pelindung kepala dan tubuh yang sudah disediakan Toyota dalam pembaruan spesifikasi untuk unit dijual saat ini.

Global NCAP menjelaskan usai pengujian bahwa area kaki dan rangka bodi tidak stabil dan tak mampu menahan beban tambahan. Dalam uji tabrak samping, perlindungan kepala dan dada buruk namun perlindungan area perut memadai.

Dalam penilaian benturan depan, kepala boneka uji berusia tiga tahun bersentuhan dengan interior kendaraan dan perlindungan dada dinilai rendah. Dalam penilaian benturan samping, kepala boneka uji berusia tiga tahun terpapar benturan.

Global NCAP tidak melakukan uji tabrak tiang samping karena unit tak memiliki perlindungan samping sebagai fitur standar.

Global NCAP menguji tabrak Toyota Starlet, kembaran Suzuki Baleno dan Toyota Glanza, untuk pasar Afrika Selatan. Hasilnya mengecewakan, nol bintang. (Global NCAP)

"Ini adalah hasil nol bintang yang mengejutkan dari Toyota. Starlet, salah satu mobil paling populer yang dijual di Afrika Selatan, memiliki struktur bodi yang tidak stabil, serta perlindungan kepala dan dada yang buruk, yang keduanya merupakan penyebab kekhawatiran serius," kata Richard Woods, Chief Executive Officer Global NCAP di keterangan persnya, Rabu (13/5).

"Toyota telah memperbarui model ini di pasar Afrika Selatan. Sekarang dilengkapi dengan fitur keselamatan baru yang dipasang sebagai standar. Kami menyambut baik peningkatan peralatan keselamatan ini dan kami akan segera menguji model yang telah diperbarui ini," katanya lagi.

Starlet untuk pasar Afrika Selatan lahir dari kerja sama Toyota dengan Suzuki di India. Toyota menjual Glanza, model kembar Baleno, di India sejak 2019, kemudian membuat kembarannya lagi, Starlet, buat pasar Afrika Selatan sejak 2020.

(fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK