PM Jepang Ubah Tradisi, Ganti Mobil Dinas Jadi SUV Toyota Century
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengganti mobil dinasnya pada Senin (22/6) dari sedan Century menjadi SUV Century. Takaichi meneruskan penggunaan Toyota sebagai mobil kenegaraan, tapi dia mematahkan tradisi penggunaan sedan.
Century, yang sudah diproduksi Toyota sejak 1967, selalu berupa sedan limosin 4 pintu. Namun mulai 2023, Century dirancang dalam bentuk SUV.
Bahasa pemasaran Toyota tak menyebut model ini sebagai SUV, tetapi dibahasakan sebagai 'New Century'. SUV Century memakai platform GA-K yang juga dipakai di Lexus TX, membawa mesin plug-in hybrid (PHEV) 3.500 cc bertenaga 406 hp.
Lihat Juga :Laporan dari Jepang Century, Produk Masa Depan Toyota |
Harga SUV Century di Jepang mulai 27 juta yen (Rp2,99 miliar, kurs Rp110,7), lebih mahal 4 juta yen (Rp400 jutaan) dari versi sedan.
Mobil kelas paling mewah Toyota ini mulai mengantar Takaichi dari kantor perdana menteri ke Gedung Parlemen Nasional di distrik politik Nagatacho, Tokyo, pada Senin.
Takaichi mendapatkan kemewahan penuh di kabin SUV Century yang dirancang spesial di jok belakang. Jok belakang dapat direbahkan sepenuhnya, dilengkapi meja lipat yang bisa diputar untuk membantu bekerja.
Ada kemungkinan Toyota memberikan spesifikasi khusus buat Takaichi, termasuk di sektor keamanan buat perlindungan.
Ketika ditanya selama konferensi pers reguler tentang biaya kendaraan baru tersebut,
Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara yang ditanya soal harga mobil ini ketika konferensi pers reguler tidak mau mengungkapnya, dijelaskan Kyodo News. Dia menolak karena alasan keamanan.
Century telah menjadi kendaraan resmi bagi perdana menteri Jepang dan eksekutif puncak perusahaan. Model ini diposisikan sebagai pesaing Mercedes-Maybach tetapi dengan harga yang relatif lebih rendah.
Toyota berencana mengangkat Century menjadi sub-merek ultra-mewah independen, menempatkannya di puncak lini produknya untuk menggarisbawahi citra premium keahlian Jepang.
(fea)