Data Produksi Mobil Listrik Changan di RI Belum Terekam Gaikindo
Produsen otomotif asal China yang berada di bawah naungan Grup Indomobil, Changan, pernah mengklaim telah memulai produksi kendaraan listrik di Tanah Air. Namun data produksi itu belum muncul dalam rekaman Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Pada November 2025, Direktur Indomobil Group Andrew Nasuri mengatakan perakitan dua model mobil listrik awal Changan, Lumin dan Deepal S07, sudah dimulai.
"Kami tidak hanya showing brand dan mobil. Kamis sudah mulai kerja dan perakitan dimulai. Dan nanti kami akan launching di GJAW 2025," kata Andrew, Rabu (19/11).
Andrew juga bilang produk Changan tidak menikmati insentif impor CBU pemerintah sebab sejak awal ditetapkan bakal diproduksi lokal.
Pada Februari 2026, Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia memastikan Deepal S07 sudah diproduksi sejak Januari 2026.
"GJAW itu kan mayoritas minta geser ke 2026. Jadi karena 2026 kan, baru mulai produksi bulan ini ya, Januari," ucap Setiawan pada Jumat (30/1).
Produksi Changan dilakukan di pabrik milik anak perusahaan Indomobil, National Assembler, yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.
Walau sudah diklaim mulai produksi, menurut paparan data Gaikindo, produksi Lumin dan S07 di Indonesia masih nol, baik untuk periode 2025 dan lima bulan pertama 2026.
Meski demikian distribusi ke dealer atau wholesales kedua model itu tetap berjalan sebanyak 231 unit dengan rincian Lumin 119 unit dan S07 112 unit untuk periode Januari sampai Mei 2026.
Changan Indonesia yang dikonfirmasi soal ini mengaku perakitan telah berjalan. Mereka berjanji akan mengecek langsung informasi tersebut.
"Kami cek dulu," kata Setiawan di hari pengumuman pembukaan pemesanan model baru Deepal S05 di Jakarta, Selasa (30/6).
(ryh/fea)