Penjualan Daihatsu Naik 27 Persen
Daihatsu membukukan penjualan ritel sebanyak 12.725 unit sepanjang Juni 2026. Angka tersebut naik 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan selisih 10.001 unit.
Kenaikan penjualan pada periode akhir semester pertama 2026 ini ditopang dua model utama perusahaan, yakni Gran Max Series di segmen kendaraan niaga dan Sigra di segmen mobil penumpang. Keduanya masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total penjualan Daihatsu.
Gran Max Series menjadi model dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 57 persen dibandingkan Juni 2025. Peningkatan ini sejalan dengan naiknya permintaan kendaraan komersial dari berbagai sektor usaha.
Model lain juga mencatatkan pertumbuhan, di antaranya Luxio sebesar 52 persen, All New Xenia 7 persen, serta lini Low Cost Green Car (LCGC) Ayla dan Sigra yang naik 4 persen. Sementara itu, Terios tumbuh 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di sisi lain, Daihatsu menyebut Rocky Hybrid mulai memperoleh respons positif dari konsumen sejak dipasarkan di Indonesia.
Berdasarkan komposisi penjualan Juni, Gran Max Series menjadi tulang punggung dengan total 6.694 unit atau berkontribusi sekitar 53 persen terhadap total penjualan ritel Daihatsu.
Jumlah tersebut terdiri dari Gran Max Pick Up sebanyak 4.338 unit dan Gran Max Mini Bus 2.356 unit.
Lihat Juga : |
Lalu segmen LCGC yang dihuni Sigra dan Ayla menyusul dengan penjualan 3.794 unit atau sekitar 30 persen dari total penjualan. Terios mencatatkan 1.210 unit atau sekitar 10 persen, sedangkan model lain seperti All New Xenia, Rocky, Rocky Hybrid, Sirion, dan Luxio secara gabungan menyumbang 1.027 unit atau sekitar 8 persen.
Marketing Director & Corporate Function Director Astra Daihatsu Motor (ADM) Rokky Irvayandi mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
"Pertumbuhan penjualan pada Juni ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang semakin relevan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia," kata Rokky dalam keterangan resmi, dikutip Senin (6/7).
(ryh/mik)