Cuma Satu di Indonesia, Lexus RZ 600e F Sport Performance Sudah Laku
Lexus RZ 600e F Sport Performance yang dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 merupakan satu-satunya unit yang dibawa ke Indonesia. Mobil listrik performa tinggi itu dipastikan sudah memiliki pemilik.
Model ini diproduksi dalam jumlah terbatas di dunia, dan masuk Indonesia hanya satu unit dijual Rp3,588 miliar.
"Jadi sudah laku. Untuk model yang kami display ini, memang cuma ada satu di Indonesia dan secara global memang limited. Sudah sudah ada yang punya," kata Ima Nurbani Rahmah, General Manager Lexus Indonesia di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, pekan lalu.
Lihat Juga : |
Bagi konsumen yang penasaran ingin merasakan teknologinya masih ada model alternatif lain, yakni RZ 500e. Namun, model tersebut bukan varian berperforma tinggi.
Lexus600e F Sport Performance dibekali baterai berkapasitas 76,79 kWh dan sekali cas sampai penuh, dapat menjangkau jarak hingga 525 km.
Mobil dibekali motor untuk menggerakkan roda depan dan belakang. Di depan, motornya memiliki tenaga hingga 167 kW dengan torsi maksimal 268 Nm. Sedangkan di belakang motornya bertenaga 167 kW dengan torsi maksimal 268 Nm.
Tenaga total dari mobil ini bisa mencapai 313 kW (425,5 PS), dan mampu berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam 4,4 detik.
Sementara itu RZ 500e hadir sebagai SUV berbasis baterai dengan motor listrik bertenaga 375 hp dan satu kali pengisian baterai mampu menempuh jarak 460 km (WLTC).
Lihat Juga : |
Punya teknologi steer-by-wire
Lexus memiliki roda kemudi unik bernama Steer By Wire. Desainnya mirip setir pada mobil-mobil Formula 1 (F1), namun kini diaplikasikan di kendaraan penumpang.
Teknologi ini menghilangkan koneksi mekanis antara roda kemudi dan roda depan, sehingga memberikan respons lebih cepat, presisi tinggi, dan manuver lebih halus.
Sistem ini juga memungkinkan pengurangan sudut putar kemudi, radius belok lebih kecil, serta menghadirkan pengalaman berkendara berbeda dari roda kemudi konvensional.
Tak sampai di situ, setir model ini juga memberi kestabilan lebih saat mobil diajak melaju dalam kecepatan tinggi. Selain itu visibilitas pengemudi menjadi lebih baik.
Dengan kemampuan tersebut, teknologi ini dirasa cocok untuk digunakan orang yang doyan nyetir, ketimbang duduk manis di dalam mobil menuju ke tempat tujuan.
(ryh/mik)