Airlangga Ungkap Dua Merek Motor Listrik Penerima Insentif

CNN Indonesia
Selasa, 18 Agu 2026 14:00 WIB
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sudah ada dua merek motor listrik penerima insentif dari pemerintah. CNN Indonesia/ Endrapta Ibrahim
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sudah ada dua merek motor listrik penerima insentif dari pemerintah.

Saat ini pemerintah tengah mematangkan skema insentif motor listrik dan menyiapkan anggarannya yang sudah ditentukan untuk masing-masing merek tersebut.

Airlangga menyampaikan insentif motor listrik tersebut nantinya akan selaras dengan ekosistem motor listrik yang sudah disiapkan. Yang pertama-tama, kata Airlangga, tentu akan dilihat dari baterainya.

"Untuk produknya, salah satunya Alva, salah duanya Gesits," kata kata Airlangga Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Jumat (14/8).

Presiden Prabowo Subianto meresmikan motor listrik nasional buatan dalam negeri beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memuji keberanian dari pelaku usaha swasta, terutama yang mau mengambil risiko memproduksi motor listrik nasional, di tengah gempuran persaingan motor listrik buatan China, Jepang, ataupun Korea Selatan.

Kemudian, dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Jumat, Prabowo Subianto mengumumkan pemerintah akan memberikan insentif untuk satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia, sebagai bagian dari percepatan elektrifikasi mobilitas masyarakat.

"Hari ini kita umumkan, kita akan berikan insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa membangun satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia," ucap Prabowo.

Presiden Prabowo mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mempercepat penggunaan kendaraan listrik.

Ia menyebutkan insentif produksi motor listrik memiliki tiga tujuan, yakni menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, serta memperbesar industri motor listrik nasional beserta rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, serta layanan purnajual.

(tim/mik)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Minat Pada Motor Listrik Makin Tinggi

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK