Mobil Listrik Parkir Paralel Bisa Bikin Aki Soak?

CNN Indonesia
Jumat, 21 Agu 2026 10:31 WIB
Mobil listrik yang memakai sistem shift by wire bakal bermasalah pada aki saat parkir paralel, sebab shifter tetap aktif dan memerlukan daya listrik. (CNNIndonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang influencer sekaligus food vlogger yang dikenal sebagai Aa Juju baru-baru ini mengeluhkan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 miliknya mengalami masalah setelah diparkir secara paralel.

Kerusakan tersebut disebut berkaitan dengan kebiasaan memarkir mobil secara paralel. Padahal, bisa parkir paralel menjadi salah satu pertimbangan utamanya sebelum membeli mobil itu.

Ia bahkan sudah menanyakan hal tersebut kepada tenaga penjual Hyundai. Saat itu sales menyebut Ioniq 5 bisa diparkir secara paralel dan sempat melakukan uji coba.

Namun, setelah mobil mengalami masalah, mekanik Hyundai disebut menyampaikan bahwa parkir paralel dapat membuat mobil bermasalah.

Founder EVSafe Indonesia Mahaendra Gofar menjelaskan mobil listrik maupun mobil-mobil canggih buatan Eropa yang menggunakan sistem shift by wire memang tidak disarankan diparkir paralel dalam posisi transmisi netral dengan rem parkir tidak aktif untuk waktu lama.

Menurut Gofar kondisi tersebut tetap membutuhkan daya listrik, meski mobil dalam keadaan tidak berjalan. Daya yang digunakan berasal dari aki 12 volt atau aki kecil, bukan baterai lithium besar.

Jika dibiarkan dalam waktu lama aki 12 volt dapat kehabisan daya sehingga mobil tidak bisa dinyalakan.

"Parkir paralel tanpa rem dan posisi netral itu di luar negeri melanggar hukum. Karena berpotensi membahayakan apabila mobil menggelinding kena angin atau didorong. Jadi sebetulnya tidak ada fungsi ini," kata Gofar melansir detik, Jumat (21/8).

"Sebagai alternatif/darurat, fungsi ini dapat dilakukan melalui towing mode. Semua EV bisa. Jadi ini adalah penyalahgunaan fungsi darurat sebetulnya. Kalau di luar negeri parkir tanpa rem dalam kondisi netral akan ditilang," lanjutnya.

Gofar mengatakan mobil listrik yang perlu dipindahkan dalam kondisi tertentu dapat menggunakan towing mode atau transport mode untuk merilis rem parkir dan menempatkan transmisi pada posisi netral.

Namun, pada mobil dengan shifter elektronik seperti mobil listrik, sistem tersebut membuat shifter tetap aktif dan membutuhkan daya dari aki 12 volt meskipun mobil dalam kondisi mati.

"Untuk parkir jangka waktu pendek seharusnya tidak masalah. Karena daya yang digunakan juga tidak seberapa. Tapi kalau semalaman atau bahkan berhari-hari, ini yang bisa bermasalah, karena akinya bisa soak," ujarnya.

Dengan demikian, persoalan tersebut bukan hanya berpotensi terjadi pada Hyundai Ioniq 5. Mobil listrik lain juga dapat mengalami kondisi serupa apabila diparkir dalam posisi netral dan rem parkir dilepas untuk waktu lama.

Bahkan, menurut Gofar, mobil bermesin pembakaran internal (ICE) yang sudah menggunakan teknologi shift by wire juga berpotensi mengalami hal serupa.

"Khusus untuk EV, dalam towing mode berarti traction battery/high voltage battery terisolasi, jadi tidak dapat men-cas aki. Jadi bukan hanya EV yang akinya bisa soak apabila diparkir paralel dengan towing mode ini. BMW atau Ferrari dengan electronic shifter pun bakal bernasib sama," katanya.

"Karena komputer yang mengendalikan electronic shifter dipaksa aktif apabila gigi di posisi netral," sambung Gofar.

Jadi, mobil listrik pada dasarnya bisa diparkir paralel, tetapi perlu memperhatikan cara dan durasinya. Masing-masing mobil juga punya cara berbeda untuk dilakukan parkir paralel.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK