Harga & Spesifikasi Vespa Lawas Dahnil Anzar yang Viral Diduga Bodong
Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah, menjadi sorotan publik usai dituding memiliki Vespa bodong. Isu tersebut mencuat usai kreator Kiswinar menelusuri data kendaraan lawas milik politisi tersebut.
Tudingan itu bukan tanpa alasan, mengingat Kiswinar turut melampirkan sederet bukti pengecekan surat kendaraan berdasarkan pelat nomor melalui sistem online. Dari pengecekan, nihil informasi terkait identitas resmi untuk Vespa milik Dahnil.
Menariknya identitas Vespa Dahnil tiba-tiba muncul pada sistem Samsat atau didaftarkan tertanggal 24 Agustus 2026. Bahkan, Dahnil sempat mengancam bakal memprosea hukum Kiswinar atas dugaan fitnah meski dipahami identitas motor tersebut baru muncul setelah polemik terjadi.
Terlepas dari polemik tersebut, Vespa dengan pelat B 6008 DAS ini merupakan lansiran 1974 model Super.
Secara umum, generasi Vespa Super terbagi menjadi tiga, yaitu Vespa 150 Super (VBC) (1966-1967), Vespa 150 Super (1968-1979), dan generasi terakhir yaitu Vespa GTS 150 Super & 300 Super (2008-Sekarang).
Pada 1970-an, varian Vespa 150 Super kedua dirakit di dalam negeri sehingga memudahkan pembeli mendapatkan varian vespa dengan harga jual lebih terjangkau. Hal ini merupakan kemajuan lantaran generasi sebelumnya masih perlu diimpor.
Dari segi desain, Vespa 150 Super (1968-1979) memiliki bentuk batok dan lampu depan trapesium. Diketahui generasi pertama mempertahankan lampu utama berbentuk bulat. Ada kemungkinan Vespa Dahnil sudah dimodifikasi pada bagian lampu, sebab bentuknya bulat bukan trapesium.
Ciri lain dari Super adalah logo Piaggio berbentuk kartu sekop juga disematkan di depan, menggantikan tanda 'P Coret.
Tambahan lagi, mika belakang model Vespa ini diubah menjadi kotak. Yang paling utama, bisa ditemukan emblem '150 Super' di bagian belakang bodi.
Vespa Super generasi ini tetap mempertahankan mesin berkapasitas 150cc 2-tak satu silinder dari generasi sebelumnya. Tenaga yang dihasilkan mencapai 7,7 hp pada putaran mesin 5.000 rpm dengan kecepatan tertinggi 90 km per jam.
Berapa harganya?
Banderol motor lawas ini berdasarkan situs jual beli online bervariasi tergantung kondisi, orisinalitas, hingga kelengkapan surat dan pajak. Namun mayoritas pemilik melegonya dengan banderol di atas Rp20 juta.
(fea/fea)