Penuhi Janji ke RI, Ini Deret Mobil BYD Dirakit di Pabrik Subang

CNN Indonesia
Selasa, 01 Sep 2026 16:50 WIB
Komitmen perusahaan teknologi BYD di Indonesia akan diwujudkan dengan mendirikan pabrik berlokasi di Subang, Jawa Barat yang akan diresmikan pada Kamis (3/9). CNNIndonesia/Rayhand Purnama
Jakarta, CNN Indonesia --

Komitmen perusahaan teknologi BYD di Indonesia akan diwujudkan dengan mendirikan pabrik berlokasi di Subang, Jawa Barat yang akan diresmikan pada Kamis (3/9). Pabrik dengan investasi senilai Rp11,7 triliun itu berdiri di atas area seluas 126 hektare.

Pabrik juga sebagai jawaban atas fasilitas impor mobil utuh atau completely built up (CBU) dari pemerintah yang telah dinikmati BYD hingga akhir 2025. BYD pun harus berkomitmen menanamkan investasi melalui fasilitas produksi di Indonesia.

BYD memastikan telah merakit tiga model mobil di Subang, Jawa Barat, meski pabrik baru akan diresmikan. Ketiga model tersebut yakni BYD M6 EV, M6 DM, dan Atto 1.

"Saat ini kita masih mengalkulasi karena fasilitas kami ini, selain memproduksi BYD M6 DM, dia juga memproduksi BYD M6 EV dan juga Atto 1, dan akan dimanfaatkan juga beberapa produk lainnya," kata Head of Marketing PR and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan belum lama ini.

Tak hanya itu ketiga model yang sudah dirakit di Indonesia tersebut telah memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen.

M6 DM

Model ini menjadi kendaraan plug-in hybrid pertama BYD untuk pasar Indonesia. Diperkenalkan pada Mei 2026, lalu resmi meluncur pada Jumat 12 Juni 2026 dengan rentang harga Rp298 juta sampai Rp390 juta.

M6 DM dibangun dari basis yang sama dengan M6 EV, tapi punya sejumlah perbedaan. Ada mesin di kap depan, gril, desain pelek yang berbeda, tanpa sunroof, emblem PHEV, dan knalpot.

Tuas persneling yang sebelumnya berada di tengah juga dipindahkan ke sisi kanan kemudi.

Sampai akhir Juli 2026, BYD menyebut pesanan M6 DM sudah melampaui 4.000 unit dari berbagai wilayah.

Atto 1

City car listrik ini menjadi model termurah BYD di Indonesia. Atto 1 sudah mendapat penyegaran pada Mei 2026, sekaligus kedatangan varian baru STD yang meluncur pada Jumat 15 Mei 2026.

Atto 1 STD dibanderol Rp199 juta, Dynamic Rp210 juta, dan Premium Rp245 juta.

Penyegaran di seluruh varian meliputi penggunaan electronic column shifter dan new center console. Varian STD dibekali rear view camera, steering wheel tilt adjustment, layar infotainment 10,1 inci, pelek 15 inci dengan wheel cover, serta lampu halogen projector.

Varian Dynamic mendapat tambahan electric folding mirror dan electric driver seat adjustment enam arah. Adapun Premium dilengkapi panoramic image dan layar infotainment 12,8 inci.

Sepanjang 2025, BYD mencatat Atto 1 terjual lebih dari 22.500 unit di Indonesia dan menjadi salah satu kendaraan listrik dengan penjualan tertinggi di pasar nasional.

M6 EV

MPV listrik murni ini pertama masuk pasar Indonesia pada 2024. Versi penyegarannya diperkenalkan pada Rabu (29/7) di GIIAS 2026 dan diklaim diproduksi sepenuhnya di Indonesia.

Pembaruan terbesar ada di sektor penggerak. Kapasitas baterai varian Standard naik menjadi 58 kWh dari sebelumnya 55,4 kWh, dengan tenaga maksimal 150 kW dan torsi 310 Nm. BYD mengeklaim akselerasi 0 sampai 100 km per jam ditempuh 7,9 detik dan jarak tempuh mencapai 450 km.

Perubahan lain menyasar kabin, yakni panel instrumen Full LCD berukuran 10,25 inci dan tuas transmisi model column shifter yang dipindahkan ke belakang kemudi.

(ryh/mik)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK