Penjualan Motor Agustus 2026 Melorot
Penjualan sepeda motor nasional pada Agustus 2026 mencapai 596.461 unit atau turun hampir tujuh persen dibanding Juli. Penyusutan ini membuat industri harus mengejar setidaknya lebih dari 2 juta penjualan roda dua untuk memenuhi target minimal di tahun ini.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sebelumnya telah menetapkan target penjualan roda dua tahun ini. Proyeksinya pun tak signifikan atau sama dengan pencapaian 2025 serta target tahun sebelumnya yaitu berkisar 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.
Sedangkan hingga Agustus 2026, menurut data AISI, jumlah distribusi roda dua tercatat sebanyak 4.362.078 unit, yang artinya untuk mencapai target minimal di 2026 dibutuhkan penjualan 2.037.539 unit.
Sementara itu AISI juga mencatat penurunan pasar ekspor dari lima anggota yaitu Honda, Yamaha, Kawasaki, TVS, dan Suzuki, selama periode Agustus.
Selama Agustus, ekspor dalam bentuk utuh atau CBU berhenti diangka 50.254 unit, sedangkan Juli 65.769 unit.
Meski tak disebutkan dalam data AISI, Honda diproyeksi masih tetap menjadi penguasa pasar roda dua Tanah Air selama delapan bulan pertama 2026, berkaca dari klaim perusahaan belum lama ini.
Pada Juli, Honda menyebut pangsa pasar mereka mencapai 78 persen dari total wholesales semester pertama 3,1 juta unit.
"Kita sekitar 75 sampai 78 persen. Jadi market itu kan sekarang 3,1 juta unit, kita hampir 2,4 juta," kata Executive Vice President Director AHM Thomas Wijaya di Belitung, Sabtu (11/7).
Jika 78 persen, berarti porsi AHM sebesar 2,4 juta unit dari 3,1 juta unit. Sementara sisanya, 22,58 persen atau berarti sekitar 700 ribu unit lainnya disumbangkan empat merek lain.
(ryh/fea)