Bahlil: Yang Punya Mobil Mewah Pakai Hati, Jangan Pakai BBM Subsidi

CNN Indonesia
Jumat, 18 Sep 2026 11:58 WIB
Menteri ESDM Bahil Lahadalia mengatakan masyarakat yang punya mobil kelas tinggi, gaji cukup, rumah bagus, pakai hati dan jangan pakai BBM subsidi. (Youtube/Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia heran masih banyak mobil mewah yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kondisi tersebut menjadi sorotan lantaran membuat penyaluran subsidi tidak tepat sasaran.

Ia meminta masyarakat atau pengguna kendaraan premium tidak menggunakan bbm subsidi seperti Solar dan Pertalite. Ia menekankan sudah seharusnya subsidi energi hanya dinikmati masyarakat yang berhak.

"Persoalan shifting, dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, mohonlah kita pakai hati juga," ujar Bahlil, melansir CNBC Indonesia, Jumat (18/9).

"Janganlah kita pakai BBM subsidi. Itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Dengan metode lain adalah subsidi harus tepat sasaran," ucapnya lagi.

Meski demikian Bahlil mengaku masih akan menimang-nimang rencana penerbitan regulasi khusus untuk mengatur pembatasan peralihan konsumsi BBM tersebut.

"Saya akan mempertimbangkan, nanti kita lihat. Tapi kan saya harus ngomong ini dulu, kalau regulasi itu kan butuh proses. Tapi imbauan ini penting," kata Bahlil.

Ia kemudian mengklaim dirinya yang tidak pernah menggunakan BBM subsidi, kendati pemerintah tetap menjamin ketersediaan pasokan BBM secara merata bagi masyarakat luas.

"Kalau contoh kayak saya, masa sih saya pakai BBM subsidi. BBM subsidi itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Kalau yang punya gaji cukup, rumah bagus, mbok pakai hatilah," kata Bahlil.

"Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka, jangan yang mampu yang mengambilnya," ucapnya lagi.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK