Test Drive New Mitsubishi Xforce Ultimate: Coba Lirik yang Non Hybrid
New Mitsubishi Xforce bukan hanya hadir dengan teknologi hybrid. Di tengah menjamurnya SUV elektrifikasi di Indonesia, Mitsubishi tetap menghadirkan Xforce versi bensin dengan resep racikan yang mengoptimalkan performa dan efisiensi bahan bakar minyak (BBM).
Saya berkesempatan menguji Xforce Ultimate dengan rute perkotaan yang padat dan tak luput dari stop and go.
Bicara soal tampilan, Xforce versi bensin memang tak berbeda signifikan dari model hybrid (HEV) maupun model sebelumnya.
Perbedaan dengan varian hybrid pada Xforce Ultimate bermesin bensin juga hanya terlihat dari sisi kosmetik, seperti tidak adanya emblem HEV (Hybrid Electric Vehicle), tanpa aksen silver pada gril, serta tidak menggunakan aksen smoke pada lampu belakang.
Ruang kabin nyaman menjadi salah satu poin plus Mitsubishi Xforce Ultimate.
Lihat Juga : |
Masuk ke dalam, nuansa elegan langsung terasa berkat penggunaan material serba hitam pada interior. Sedangkan tata letak dasbor masih identik dengan varian hybrid.
Bagian atap sudah tersemat panoramic roof tanpa bingkai yang dilengkapi tirai elektrik. Sementara untuk kebutuhan hiburan, tersedia layar 12,3 inci dan sistem audio Yamaha dengan delapan speaker.
Fitur kenyamanan lainnya mencakup AC dual zone dan teknologi NanoeX.
Urusan keselamatan, Xforce Ultimate punya enam airbag, ADAS, Active Yaw Control.
Mitsubishi Xforce Ultimate mengandalkan mesin bensin 4A91 1.5L MIVEC dengan transmisi CVT. Di atas kertas, mesin tersebut menghasilkan tenaga 104 hp dan torsi maksimum 140 Nm. Mesin ini berpadu dengan empat mode berkendara.
Untuk penggunaan di dalam kota, kombinasi mesin dan transmisinya terasa pas untuk mengikuti ritme lalu lintas Kota Jakarta yang terkenal padat dan macet.
Respons tenaga memang bukan yang agresif, tetapi cukup nyaman untuk menghadapi kondisi lalu lintas yang stop and go maupun ketika membutuhkan akselerasi saat berpindah jalur.
Suspensi Xforce telah mendapat penyetelan ulang untuk menghasilkan karakter bantingan yang lebih lembut, namun tetap menjaga kestabilan mobil.
Selain itu SUV lima penumpang ini juga memiliki modal lain berupa ground clearance setinggi 222 milimeter. Jarak terendah ke tanah tersebut membuat saya cukup percaya diri ketika harus melewati jalan bergelombang maupun permukaan tidak rata.
Berapa konsumsi bahan bakarnya?
Dari sekitar 100 kilometer perjalanan yang saya lakukan, Xforce mencatatkan konsumsi bahan bakar 12,6 kilometer per liter berdasarkan MID.
Hasil tersebut bukan angka baku karena konsumsi bahan bakar ini sangat dipengaruhi kondisi lalu lintas, rute, dan gaya berkendara masing-masing pengemudi.
Kesimpulan
Xforce Ultimate menunjukkan bahwa SUV ini sangat layak untuk dimiliki. Selain bodinya yang modern, fitur dan teknologinya juga berlimpah. Soal harga tinggal hitung-hitung sesuai kantong atau tidak.
Mesin konvensional 1.500 cc berkarakter pas untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan. Tapi untuk diajak keluar kota juga enggak malu-maluin. Performa mesin ok dan kabinnya juga pas untuk keluarga muda di Indonesia.
Mitsubishi Xforce Ultimate dibanderol Rp399 juta. Tapi kalau ada duit lebih, enggak ada salahnya boyong varian Hybrid dijual seharga Rp460 juta.
(ryh/mik)