Penjualan Mobil Listrik Global Turun

CNN Indonesia
Senin, 19 Okt 2026 17:45 WIB
Permintaan global untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tercatat mengalami penurunan sebesar 2 persen pada September 2026. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia --

Permintaan global untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tercatat mengalami penurunan sebesar 2 persen pada September 2026.

Data dari perusahaan riset yang berbasis di Inggris, Benchmark Mineral Intelligence, yang dirilis pada Jumat pekan lalu menunjukkan bahwa penurunan ini sekaligus mengakhiri tren pertumbuhan yang berlangsung selama enam bulan berturut-turut.

Kondisi tersebut dipicu oleh rekor penjualan di Eropa yang ternyata belum mampu mengimbangi penurunan tajam di wilayah Amerika Utara dan China.

Data tersebut menyoroti adanya perbedaan arah yang semakin besar soal mobil listrik di sejumlah negara dunia.

Eropa saat ini diuntungkan oleh permintaan konsumen yang kuat serta dukungan kebijakan, sementara pasar domestik China masih melemah. Di sisi lain, Amerika Utara terus merasakan dampak dari berakhirnya insentif pajak untuk kendaraan listrik pada akhir September 2025.

Secara keseluruhan, penjualan EV global merosot ke angka 2,15 juta unit pada bulan lalu. Meskipun demikian, volume secara tahun berjalan atau year-to-date masih mencatat kenaikan sebesar 3 persen dengan total 15,5 juta unit.

Manajer Data BMI Charles Lester menyampaikan bahwa wilayah Eropa mencatatkan pencapaian tertingginya pada bulan lalu.

"Eropa mencatatkan bulan terkuatnya dalam sejarah, dengan hampir 600.000 kendaraan listrik terjual pada bulan September, 10 persen lebih tinggi dari rekor tertinggi sebelumnya yang tercatat pada bulan Juni," ujar Charles Lester, Manajer Data BMI mengutip Reuters, Senin (19/10).

Sementara itu, penjualan di kawasan Amerika Utara anjlok hingga 44 persen. Angka ini menjadi penurunan bulanan terdalam pada tahun ini, yang mencerminkan perbandingan dengan periode tahun sebelumnya ketika para konsumen berbondong-bondong mendatangi dealer sebelum insentif pajak berakhir.

Di China, penjualan kendaraan listrik tercatat merosot 18 persen menjadi 1,11 juta unit. Kondisi pasar domestik yang melesu ini akhirnya mendorong para produsen mobil untuk semakin mengandalkan pasar ekspor.

(hjn/mik)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK