Yamaha Recall Moge MT-09, Transmisi Y-AMT Bermasalah

CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 17:46 WIB
Yamaha melakukan recall MT-09 dan Tracer 9 yang memakai Y-AMT di Jepang dan Finlandia karena stopper shift shaft bisa patah akibat perpindahan gigi berulang. (Yamaha Motor)
Jakarta, CNN Indonesia --

Yamaha Motor melakukan recall moge MT-09 dan Tracer 9 yang memakai transmisi otomatis Y-AMT (Yamaha Automated Manual Transmission). Penyebabnya, stopper shift shaft pada transmisi berisiko patah akibat perpindahan gigi berulang.

Kampanye ini sudah berjalan di Jepang untuk 1.289 unit dan di Finlandia untuk 40 unit.

Di Jepang, Yamaha Motor mengajukan recall bernomor 5883 ke Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT) pada 29 September 2026. Recall berlaku mulai 30 September 2026.

Unit terdampak terdiri dari 686 unit Tracer 9 GT+ Y-AMT produksi 9 April 2025 sampai 27 Juli 2026 dan 603 unit MT-09 S produksi 10 Juni 2024 sampai 19 Agustus 2026. MT-09 S merupakan nama MT-09 Y-AMT untuk pasar Jepang.

"Pada transmisi kendaraan yang dilengkapi Y-AMT, kajian kekuatan shift shaft tidak memadai sehingga dapat rusak akibat perpindahan gigi yang berulang," tulis MLIT dalam dokumen recall tersebut.

MLIT mencatat ada 40 laporan kerusakan di Jepang tanpa kecelakaan.

Perbaikannya dilakukan dengan mengganti shift shaft di semua unit terdampak dengan komponen yang sudah diperbaiki. Dokumen itu juga menyebut rentang nomor rangka yang tercantum mencakup unit yang sebenarnya tidak terdampak.

Di Finlandia, badan transportasi Traficom mencatat recall MT-09 dan Tracer 9 ber-Y-AMT dengan kode kampanye MC320. Kampanye berstatus aktif sejak 14 Oktober 2026 dan mencakup 40 unit, dengan Yamaha Motor Europe NV cabang Finlandia sebagai penanggung jawab.

Traficom merinci bagian yang rusak lebih spesifik daripada dokumen Jepang.

"Pada sebagian kendaraan yang dilengkapi Y-AMT, shift shaft tidak cukup tahan menghadapi perpindahan gigi berulang. Akibatnya, stopper shift shaft dapat patah karena perpindahan gigi berulang," tulis Traficom.

Menurut Motorcycles.news, Minggu (11/10), shift shaft merupakan bagian dari mekanisme perpindahan gigi. Artinya, kerusakan ada di komponen mekanis Y-AMT, bukan di sistem elektroniknya.

Traficom mencantumkan tiga nomor persetujuan tipe Eropa (EC) dalam data recall tersebut. Motorcycles.news menilai hal ini menunjukkan unit yang terdampak bukan model khusus Finlandia, melainkan versi yang dijual di seluruh Eropa.

Media itu juga menyebut semua model bermesin CP3 dengan Y-AMT yang diproduksi sejauh ini, yakni model tahun 2024 hingga 2026, ikut masuk recall di seluruh dunia.

Per 10 Oktober 2026, kampanye ini belum tercatat di database recall Otoritas Transportasi Bermotor Federal Jerman (KBA) maupun sistem peringatan Safety Gate Uni Eropa. Kampanye ini juga belum muncul di register recall Belanda, padahal kantor pusat Yamaha Motor Europe berada di negara tersebut.

Bukan recall pertama

Keluarga MT-09 dan Tracer 9 bukan kali ini saja terkena recall. Pada 4 Februari 2025, Yamaha mengajukan recall 13.624 unit di Jepang karena program unit kontrol mesin (ECU) yang tidak tepat membuat kontak sensor posisi throttle cepat aus.

Recall bernomor 5612 itu mencakup antara lain XSR900, Tracer 9 GT+, MT-09, MT-10, Niken GT, serta 471 unit MT-09 S. MLIT mencatat 274 laporan kerusakan saat itu.

Recall tersebut juga merupakan pengajuan ulang, karena langkah perbaikan pada recall sebelumnya tahun 2022 dinilai belum cukup efektif.

Di Jerman, Motorcycles.news mencatat recall terkait sensor posisi throttle itu mencakup lebih dari 12.000 motor. Pada April 2025, Jerman juga menggelar recall untuk 1.185 MT-09, MT-09 SP, dan MT-09 Y-AMT karena bentuk footrest pengendara tidak sesuai regulasi Uni Eropa.

Untuk kasus Y-AMT kali ini, MLIT memperingatkan risiko terburuknya bagi pengendara.

"Terjadi gangguan perpindahan gigi dan lampu peringatan mesin menyala, dan dalam kasus terburuk, Y-AMT berhenti sehingga perpindahan gigi tidak dapat dilakukan dan kendaraan tidak dapat berjalan," tulis MLIT.

(fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK