Kaca Film Iceberg Diekspor dari Indonesia ke India

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 11:45 WIB
Applying tinting foil onto a car window in a workshop
Iceberg with Night Vision Technology resmi dipasarkan di India lewat dealer lokal, setelah lebih dari satu dekade beredar di Indonesia sejak 2012. (Istockphoto/AND-ONE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Merek kaca film Iceberg with Night Vision Technology resmi memperluas pemasarannya ke India melalui kerja sama dengan dealer lokal. Langkah itu disebut sebagai perluasan jaringan distribusi internasional pertama bagi pemegang mereknya di Indonesia, PT Agni Manggala Nusa.

"Setelah lebih dari satu dekade membangun kepercayaan konsumen di Indonesia, kami melihat peluang untuk membawa Iceberg ke pasar yang lebih luas. Kehadiran kami di India menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan distribusi internasional," ujar Marketing Manager Iceberg with Night Vision Technology, Reza, dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (23/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Indonesia, merek kaca film asal Amerika Serikat itu mulai dipasarkan pada 2012. Perusahaan mengeklaim kini memiliki lebih dari 100 dealer resmi yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Produk ini diposisikan di kelas premium dengan banderol mulai dari Rp4 juta untuk kendaraan berukuran kecil di area Jabodetabek. Harga menyesuaikan ukuran kendaraan dan lokasi pemasangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan juga menyebut istilah Night Vision Technology telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dengan nomor pendaftaran IDM000918527.

Imbauan konsumen

Di dalam negeri, Iceberg menyoroti kemunculan pemain baru dengan nama, logo, maupun istilah yang dinilai menyerupai mereknya. Kondisi itu dinilai berpotensi membingungkan konsumen.

Perusahaan mengimbau konsumen memastikan keaslian produk dengan membeli dan memasang hanya melalui dealer resmi.

"Night Vision Technology sudah terdaftar secara resmi milik Iceberg. Kami ingin konsumen mendapatkan produk asli dengan kualitas dan layanan yang semestinya, bukan sekadar nama yang mirip," kata Reza.

Night Vision Technology dikembangkan untuk menjawab kekhawatiran bahwa kaca film gelap mengganggu pandangan, terutama pada malam hari atau di area minim cahaya.

Pada siang hari, kaca film ini diklaim meredam silau dan panas matahari bagi penumpang di kabin sekaligus menjaga privasi dari luar. Pada malam hari, pandangan dari dalam kendaraan diklaim tetap jelas.

Teknologi tersebut diterapkan pada seluruh lini yang hadir dalam lima tingkat kegelapan, yakni Iceberg 20, 40, 60, 80, dan tipe terbaru 90.

Varian paling terang, Iceberg 20, memakai warna Glacier Blue dan ditujukan bagi pemilik kendaraan yang menginginkan kabin tetap terang. Iceberg 40, 60, dan 80 tampil dengan warna Emerald Black, dengan tipe 40 dan 60 untuk kaca depan, samping, serta belakang, sedangkan tipe 80 khusus kaca samping dan belakang.

Varian tergelap sekaligus terbaru, Iceberg 90, hadir dalam warna Midnight Black untuk kaca samping dan belakang. Varian ini ditujukan bagi pengendara yang mengutamakan privasi dan perlindungan panas maksimal.

Perusahaan mengeklaim setiap varian mampu menolak panas inframerah (IRR) hingga 99 persen dan sinar ultraviolet (UVR) hingga 99 persen, serta menolak total energi matahari (TSER) hingga 83 persen. Angka IRR dan TSER tidak bisa disandingkan langsung karena IRR hanya mengukur penolakan gelombang inframerah, sedangkan TSER menghitung total energi matahari yang ditolak. Perusahaan tidak menyebutkan lembaga penguji maupun metode pengujian untuk angka-angka tersebut.

Seluruh varian disebut dibuat dari material 100 persen nano carbon. Berbeda dengan kaca film berbahan logam, material ini diklaim tidak mengganggu sinyal perangkat di dalam kendaraan seperti telepon seluler, GPS, radio, hingga kartu tol elektronik.

Nano carbon juga diklaim membuat warna kaca film lebih stabil, tidak mudah pudar, serta tidak memantul seperti cermin.

"Kami ingin membuktikan bahwa kaca film gelap tidak harus mengorbankan keselamatan, kenyamanan dan keamanan berkendara di malam hari," ucap Reza.

(fea)
placeholder