Airbag Xpeng Tak Mengembang Saat Kecelakaan, Ini Penjelasan Produsen

CNN Indonesia
Kamis, 29 Okt 2026 11:00 WIB
Pemilik Xpeng X9 di China menyebut airbag tak mengembang saat mobilnya total loss. Xpeng menyebut benturan tak mencapai ambang sensor airbag. (CNNIndonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemilik Xpeng X9 di China menyebut airbag di mobil listrik nya tidak mengembang saat kecelakaan yang membuat kendaraannya mengalami kerusakan total loss. Xpeng, dalam penjelasannya kepada media menanggapi kasus ini, menyatakan benturan tersebut tidak mencapai ambang pemicu sensor airbag.

Pemilik bernama Liu mengendarai X9 pada 15 Oktober ketika menabrak trotoar dan kehilangan kendali. Mobil kemudian menabrak pohon dan tiang listrik di tepi jalan, lalu terguling dengan bagian depan rusak parah.

Tidak ada korban luka dalam kecelakaan itu. Setelah pemeriksaan, perusahaan asuransi menilai mobil tidak layak diperbaiki dan merekomendasikan pemusnahan.

"Untungnya saat kecelakaan hanya kendaraan yang rusak dan tidak ada yang terluka, tetapi airbag tidak mengembang bahkan dalam situasi seperti ini. Ini membuat kami sama sekali tidak merasa aman," kata Liu, dikutip Car News China dari Jiemian, Senin (26/10).

Liu mengaku membeli mobil itu sekitar dua tahun lalu seharga hampir 500.000 yuan atau sekitar Rp1,4 miliar (kurs Rp18.174).

Xpeng menyampaikan pernyataan atas keluhan tersebut. Produsen menjelaskan situasi dan kondisi berdasarkan data yang mereka punya.

"Kendaraan pelanggan tersebut mengalami benturan pada 15 Oktober. Berdasarkan analisis data backend dan video berkendara, saat benturan terjadi kendaraan berada dalam mode berkendara manual, dan sebelum benturan pengemudi terus menginjak pedal gas serta memutar setir secara tajam," tulis Xpeng membalas email jurnalis.

"Kecelakaan ini tidak mencapai kondisi pemicu sensor benturan airbag kendaraan. Terkait permintaan pelanggan untuk penilaian oleh pihak ketiga, kami menghormati permintaan tersebut dan akan membantu tindak lanjutnya," tutur produsen itu lagi.

Rekam jejak X9

X9 sebelumnya juga menghadapi masalah kualitas. Pada Juli, regulator pasar China (State Administration for Market Regulation/SAMR) menerbitkan pengajuan recall Xpeng untuk 33.473 unit X9 yang diproduksi antara 8 Agustus 2023 dan 11 Agustus 2025.

Recall tersebut terkait pegas udara depan yang dapat bocor perlahan pada cuaca panas dan lembap. Xpeng juga memperpanjang garansi sistem pegas udara depan untuk unit terdampak menjadi 8 tahun atau 160.000 kilometer.

(fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK