Menurut Edhy, kesan balas dendam atas kekalahan KMP dalam pemilihan presiden tersirat apabila Gerindra langsung menggunakan hak interpelasi. "Jadi saya tidak setuju. Interpelasi masih terlalu dini. Nanti seperti dendam pilpres," ujar Edhy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berpendapat tidak ada hal dalam politik yang dapat dipercayai seratus persen. Oleh sebab itu Edhy mengimbau agar alokasi anggaran BBM dapat diawasi bersama-sama. "Yang penting semangat untuk bersama-sama saling menjaga," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani meminta pemerintah untuk segera mencabut keputusan kenaikan harga BBM. Ia menilai keputusan tersebut tidak wajar. Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, juga keberatan atas kenaikan harga BBM. Ia cenderung mendukung penggunaan hak interpelasi untuk mempertanyakan kebijakan tersebut kepada pemeritah.