“Prang! Prang!” Bunyi gelas-gelas pecah terdengar dari dalam ruang rapat usai Wakil Ketua Umum Golkar Theo L. Sambuaga membuka rapat hanya untuk menutupnya tak sampai semenit kemudian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengurus Golkar yang hadir di rapat tersebut sontak berdiri. Raut kemarahan terpancar di sebagian wajah mereka. Gelas-gelas di meja pun dilempar ke lantai tanpa ampun, pecah berserakan.
Seperti diketahui Rapimnas VII memutuskan Musyawarah Nasional Golkar yang mengagendakan pemilihan ketua umum partai itu digelar pada 30 November, dipercepat dari jadwal semula pada Januari 2015. Keputusan itu dituding sebagian kader memuluskan langkah Ical untuk memenangi kembali perebutan kursi Golkar 1.
Meski para peserta rapat berang, Theo tak mempedulikannya. Dia, Sekjen Golkar Idrus Marham, dan Wakil Ketua Umum Golkar Idrus Marham langsung meninggalkan kursi pimpinan rapat dan berjalan keluar dari ruangan.