Pagi ini sejumlah anggota dan pengurus ormas pendiri Golkar seperti SOKSI dan KOSGORO telah berdatangan ke lokasi digelarnya Munas tandingan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Tampak pula sejumlah anggota DPD Golkar Ngawi di lobi hotel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris KOSGORO Provinsi Papua, Earli Ibo, mengatakan Munas Jakarta dipercepat dari jadwal semula pada Januari 2015 agar semangat perubahan di tubuh Glkar masih terjaga. Selain itu, tahun 2015 pengurus daerah mulai disibukkan dengan pemilihan kepala daerah di wilayah mereka masing-masing.
Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Munas Jakarta Yorrys Raweyai ketika dihubungi CNN Indonesia enggan menyebut berapa DPD Golkar yang akan hadir di Munas Jakarta. “Bisa dilihat langsung di meja registrasi,” ujarnya singkat.
TPPG berkeras menggelar Munas Jakarta karena memandang Munas Bali tidak sah, tidak berlangsung secara demokratis, dan sejak awal hanya diskenariokan untuk memenangkan kembali Aburizal Bakrie secara aklamasi sebagai Ketua Umum Golkar.
Menjelang penutupan Munas Bali, Kamis (4/12), kubu Aburizal mengancam akan memberikan sanksi berat pagi para kader dan pengurus DPD Golkar yang terlibat dan hadir pada Munas Jakarta versi TPPG.
Ketua TPPG Agung Laksono dan seluruh anggota TPPG sesungguhnya telah dipecat Golkar dalam Munas Bali. Total ada 17 kader Golkar yang dipecat karena dianggap melakukan tindakan inkonstitusional, berupaya mengkudeta Ical, berpotensi memecah-belah partai, dan melawan partai.
Namun seluruh kader Golkar yang dipecat itu tak menerima hasil dan keputusan Munas Bali. Mereka menggugat Munas Bali ke Pengadilan Tata Usaha Negara.