“Saya Ketua Organizing Committee di KLB itu. Semua saya handle. Tidak pernah ada kesepakatan itu. Tak masuk akan ada kesepakatan semacam itu,” kata Max kepada CNN Indonesia, Rabu (17/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasek juga mengaku dia adalah orang pertama yang mengusulkan SBY menjadi ketua umum Demokrat. Namun hal ini pun dibantah oleh Max. “Itu biar ada kesan Pasek seperti pahlawan. Semua orang bisa bicara seperti itu,” kata Max.
Max menyatakan, seluruh hal terkait KLB Demokrat Maret 2013 ada di bawah pengaturan dan pengawasannya. “Jadi kesepakatan (Pasek-SBY) dan usulan itu (Pasek agar SBY menjadi ketua umum) semuanya janggal,” kata dia.
Pasek membeberkan kesepakatan yang dia klaim terjadi antara dia dan SBY menyusul menguatnya wacana aklamasi SBY sebagai ketua umum Demokrat kembali pada Kongres Demokrat 2015. Menurut Pasek, SBY pernah berjanji tak lagi mencalonkan diri menjadi ketua umum usai Pemilu 2014. (Baca: Hadang Aklamasi SBY, Pasek Maju Jadi Calon Ketua Umum)
Max mengatakan, SBY menjadi kandidat kuat ketua umum karena ia dianggap paling pantas dan kompeten memimpin Demokrat yang saat ini tak berada pada performa terbaiknya. Meski demikian, Demokrat membuka kesempatan bagi kader-kader lain yang berintegritas untuk bersaing dengan SBY. (Baca Penantang SBY di Bursa Ketua Umum: Sys NS, Mubarok, Marzuki)