SBY, menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, tak tergantikan sekalipun oleh trah Cikeas lain seperti Sekretaris Jenderal Demokrat Edhie Baskoro 'Ibas' Yudhoyono. "Ibas belum (bisa jadi ketua umum). Biarkan Ibas konsentrasi dulu sebagai ketua fraksi," kata dia di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nurhayati, SBY yang notabene sosok penting dan berpengaruh dalam perjalanan Demokrat selama 13 tahun ini, sesungguhnya selama ini belum pernah benar-benar memimpin Demokrat karena terhalang kesibukannya selaku presiden RI. SBY baru menjadi ketua umum ketika ketum sebelumnya, Anas Urbaningrum, terjerat perkara korupsi. Itu pun SBY tak mengurusi Demokrat secara penuh, dan dibantu oleh Ketua Harian Syarif Hasan. Semua itu agar tugas SBY sebagai kepala negara tak terlantar akibat urusan partai.
Ia yakin SBY akan menjadi ketua umum Demokrat lagi. "Pak SBY sangat demokratis. Kalau kadernya meminta, masak beliau tega menolak?" kata Nurhayati.
Secara terpisah, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin menyatakan SBY bersedia untuk memimpin kembali Demokrat selama ada dukungan mayoritas untuknya di internal Demokrat. (Baca: SBY Bersedia Kembali Pimpin Demokrat)