“(Penurunan elektabilitas) bukan hal baru bagi kami. Kami bahkan memprediksi lebih buruk dari survei LSI, yakni suara Golkar di bawah 8 persen, tepatnya di kisaran 6 persen,” kata Yorrys di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (22/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kubu Agung berpendapat berbeda. Bendahara Umum Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo, menyebut survei LSI Denny JA soal Golkar mengada-ada. “Saya curiga survei itu menekankan pada islah, bukan pada penyelesaian hukum di pengadilan,” kata dia.
Selasa besok (23/12), kubu Agung dan Ical menggelar pertemuan untuk membicarakan rencana rujuk kedua kubu. Masing-masing kubu telah menunjuk lima juru runding. Negosiator kubu Agung ialah Priyo Budi Santoso, Agun Gunandjar Sudarsa, Ibnu Munzir, Andi Mattalata, dan Yorrys Raweyai. Sementara negosiator kubu Ical adalah MS Hidayat, Sharif Cicip Sutarjo, Theo L Sambuaga, Freddy Latumahina, dan Aziz Syamsuddin.