“Kalau ada (kader PAN) yang lain untuk menjadi sekjen, yang lain saja,” kata Hanafi, Rabu (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, nama-nama yang dibicarakan di internal PAN ialah kandidat ketua umum, belum sekjen. Ada tiga nama yang disebut-sebut sebagai calon ketua umum PAN, yakni incumbent Hatta Rajasa, Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo, dan Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN Zulkifli Hasan.
“Senior (Amien Rais) mentradisikan ketua umum satu periode. Harapannya tradisi ini dijaga walaupun tak ada di AD/ART Partai. Peluang (menjadi ketua umum) lebih besar Pak Zul,” kata Hanafi kepada CNN Indonesia.
Menurut Hanafi, Zulkifli telah mengantongi 410 dari 600 suara yang memiliki hak untuk memilih di Kongres. Namun Zulkifli sendiri masih bungkam terkait pencalonannya. “Saya mau ngurusin MPR dulu, ‘Belanda’ masih jauh,” ujar Ketua MPR itu.
Secara terpisah, Wasekjen PAN Teguh Juwarno menyatakan restu Amien berpengaruh besar dalam pemilihan ketua umum. Terpilihnya Hatta sebagai Ketua Umum PAN pada Kongres 2010 pun tak lepas dari andil Amien.
“Pak Amien sebagai pendiri PAN memiliki pandangan dan ijtihad (tafsiran) untuk kebaikan PAN ke depan. Pengaruh beliau masih besar di PAN. Jadi sikap politik Pak Amien tak bisa diabaikan,” kata Teguh.
Untuk diketahui, pada Kongres PAN 2010 di Batam, Hatta berduel dengan Dradjad Wibowo dalam memperebutkan posisi Ketua Umum PAN. Namun Dradjad kemudian mundur dari pencalonannya, membuka jalan bagi Hatta untuk memenangkan kursi ketua umum. Dradjad selanjutnya bersedia mendampingi Hatta sebagai Wakil Ketua Umum PAN sampai saat ini. (agk)