"Tidak ada yang tahu ide Rumah Transisi itu Ibu Mega tidak setuju. Bahkan Ibu Mega tidak pernah datang ke sana, tetapi sebagai negarawan, Ibu Mega menghormati keputusan Jokowi," ujar Pramono dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (4/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi karena Jokowi berkehendak untuk tetap mengangkat, Ibu Mega menghormati keputusan tersebut," ujar Pramono.
"Ada beberapa undang-undang yang benar-benar ditolak secara terbuka oleh PDIP, bahkan oleh Ibu Mega dalam lima tahun kemarin yaitu UU Keamanan Nasional dan UU Cadangan Strategis, tetapi UU ini dimasukkan kembali oleh pemerintahan Jokowi," ujar Pramono menjelaskan.
Menurut Pramono, Megawati merupakan orang yang selalu taat dan patuh kepada konstitusi. Mengingat kepala negara dan kepala pemerintahan saat ini dipegang oleh Jokowi, Mega tentu menghormati segala keputusan yang diambil Jokowi.
"Tetapi Ibu Mega akan meminta kepada fraksi, terkait RUU yang tidak sesuai dengan perspektif PDIP tersebut, kami akan menolak hal itu. Padahal Menterinya dianggap dekat dengan Ibu Mega, yaitu Pak Ryamizard," ujar Pramono. (obs)