"Panitia harus adil dan kongres ini bukan ajang pertempuran, tapi justru menampikan gagasan-gagasan baru ke depan," ujar Soetrisno di Gren Melia Hotel, Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/2).
Hal tersebut disampaokan karena, menurutnya saat ini Zulkifli telah mengantongi 350 dukungan dari 592 pemilik suara.
Ia pun kembali menyatakan dukungannya kepada Zulkifli untuk menjadi orang nomor satu di partai berlambang matahari terbit ini. Dukungan tersebut diberikan karena menurutnya, gagasan yang diusung oleh Zulkifli sesuai dengan apa yang diperlukan oleh PAN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu gagasan yang diapresiasi adalah akan diselenggarakannya konvensi dan memaksimalkan fungsi dari dewan pimpinan wilayah dan dewan pimpinan daerah terutama dalam penyeleksian kepala daerah.
“Saya mau meluruskan satu hal, saya jamin tanggal 30 September malam hari di sebuah kantor DPP Partai menengah terjadi rapat. Sang ketua umum katakan akan menemui KMP,“ kaya Amien membuka sindirannya.
Namun, lanjut Amien, setelah satu jam kemudian, sang ketua umum itu ternyata diketahui tak menemui teman-temannya di koalisi merah putih yang ia sebutkan sebelumnya. Dari pemberitaan media, lantas diketahui jika sang ketua bertemu dengan Surya Paloh di kediamannya. Di sana juga Amien mendapatkan informasi bahwa sang ketua umum bertemu Joko Widodo.
“Siapa ketum itu saya lupa namanya," ujar Amien. Untuk itu, tambahnya, “PAN seharusnya lurus jangan bohong, apa adanya. Insya Allah PAN maju.”
Di hadapan peserta kongres, Amien tak menyebut siapa yang disindirnya. Namun, ucapannya itu diutarakan kepada khalayak usai sambutan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.
Berdasarkan keterangan salah seorang sumber yang sangat dekat dengan Amien kepada CNN Indonesia, sang pendiri partai itu sengaja bercerita soal kejadian itu lantaran pernah ada upaya membawa PAN keluar dari dari Koalisi Merah Putih.
(sip)