Agus mengatakan hal tersebut saat melakukan konferensi pers setelah rapat paripurna pembuka masa sidang ketiga DPR RI digelar. Bahkan dia menegaskan beberapa nama yang saat ini sedang diproyeksikan untuk mengisi slot AKD dulunya adalah loyalis Ical.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aspek ketiga adalah mereka-mereka harus mengerti dan memiliki visi yang sama dengan Partai Golkar pimpinan Agung Laksono," kata Agus.
Dalam konferensi pers yang digelar di ruang Badan Kehormatan DPR tersebut, Agus pun sekaligus memperkenalkan nama-nama yang nantinya akan menjadi pimpinan AKD di DPR. Selain itu nama Fayakhun Andriadi dan Eni Maulani Saragih juga diperkenalkan sebagai sekretaris fraksi dan bendahara fraksi.
Nama-nama lain yang Agus perkenalkan adalah Meutya Hafidz (Anggota Komisi I), Agun Gunanjar Sudarsa (calon Ketua Fraksi Golkar MPR), Charles Mesakh, Dave Laksono (anak Agung Laksono), Gede Sumarjaya (Wakil Ketua Fraksi Bidang Hukum), Budi Supriyanto, Airlangga Hartarto, Andi Rio, Mujid Rohmat, Aditya Muha, Sarmuji, Gatot Sudjito, Bowo Sidik Pangarso, dan Boby Adhityo Rizaldi.
Dalam nama-nama tersebut Agus mengatakan ada beberapa nama yang sebelumnya adalah loyalis kubu Ical, salah satunya adalah Meutya Hafid. "Ini sudah membuktikan tidak ada pembersihan terhadap kubu Aburizal Bakrie," katanya.
"Ada beberapa pimpinan AKD yang memang sudah menjadi bagian penting di FPG pimpinan Ade Komaruddi dan Bambang Soesatyo," ujar Agus menambahkan. (obs)