Selain itu, terdengar juga suara barang-barang atau benda-benda yang digeserkan. Beredar kabar dari wartawan yang berada di luar ruang rapat Fraksi Golkar bahwa akan ada pembukaan paksa pintu ruang rapat fraksi partai beringin ini. Insiden ini merupakan bagian dari upaya kubu Agung Laksono untuk mengambil alih ruang Fraksi Golkar. "Kami menghindari kontak fisik karena ini sifatnya sama seperti DPP Slipi," kata Bamsoet -sebutan akrab Bambang Soesatyo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiganya kini masih tertahan di lobby lantai 12 oleh Pamdal DPR. Ketiganya berusaha masuk dan mengambil alih ruang rapat fraksi di mana pada waktu yang bersamaan, Sekretaris Fraksi Golkar kubu Agung Laksono, Bambang Soesatyo, mengadakan konferensi pers.
Bamsoet menjelaskan, Slamet adalah peserta Munas Ancol yang bersedia datang karena dijanjikan uang Rp 100 juta dari kubu Agung Laksono. "Itu pun yang dia terima hanya Rp 80 juta karena masih dipotong," jelasnya.
Di tengah-tengah memberikan penjelasan, salah seorang wartawan memberitahukan bahwa Yorrys Raweyai tengah dalam perjalanan untuk menuju ruang rapat fraksi dan mengambil alih. Mendengar informasi itu, Bamsoet dengan santai menjawab," Dia (Yorrys Raweyai) kan tidak diundang. Biarkan saja," tuturnya.
Mendengar kabar bahwa Yorrys dan kawan-kawan akan datang dan mengambil alih Sekretariat Fraksi Golkar, situasi di lantai 12 mendadak menjadi tegang. Pamdal mulai bersiap-siap. Teriakan-teriakan," setrilkan, sterilkan," beberapa kali terdengar dari para Pamdal yang berjaga-jaga di ruang rapat Fraksi Golkar. (hel)