Rencananya, Demokrat akan menggelar kongres pada Mei mendatang. Di hadapan para pendiri dan deklarator Partai Demokrat, SBY mengatakan akan tetap menghormati segala proses yang berjalan dalam menyambut perhelatan Kongres Nasional Demokrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, SBY juga mengatakan bahwa ia dan partai yang dipimpinnya telah siap menyambut perhelatan Pilkada serentak pada Desember 2015 mendatang.
"Ya, kami siap (menyambut Pilkada 2015) untuk mempersiapkan kader-kader kami sendiri, tanpa harus meninggalkan popularitasnya," kata SBY.
Wacana soal maju atau tidaknya lagi SBY sebagai ketua umum Demokrat jadi bahasan utama jelang kongres Mei mendatang. Setidaknya ada dua suara besar di Demokrat. Suara pertama adalah mereka yang menginginkan kembali SBY jadi ketua umum dan yang kedua adalah mereka yang ingin ada regenarasi kepemimpinan di Demokrat.
Pendukung wacana pertama adalah para elite Demokrat. Sedang pendukung wacana kedua umumnya para kader muda. Sejauh ini, kader Demokrat yang menyatakan bakal maju menjadi ketua umum dalam kongres mendatang adalah Gede Pasek Suardika. Anggota DPD ini dekat dengan mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum yang kini ditahan karena kasus korupsi.
Pasek beberapa kali mengunjungi Anas di tahanan KPK. Dalam kesempatan itu, Pasek menyatakan dia meminta masukan dan pertimbangan pada Anas soal bagaimana memenangkan kursi ketua umum pada kongres nanti. Sebagaimana diketahui, Anas salah satu sosok yang berseberangan dengan SBY di Demokrat. Atas dasar itu, salah satu senior Demokrat, Hayono Isman menyarankan agar langkah yang diambil Pasek bukan berdasarkan pertimbangan emosional semata. (meg)