Menurutnya, sekber tak perlu dibentuk karena melihat kurang efektifnya pembentukan wadah serupa pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, kata Hasto, adanya ketidakinginan kalangan partai pemerintahan membentuk suatu institusi yang bertentangan dengan sistem presidensial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja tim atau forum bentuknya agar bersifat lebih cair. Yang penting bagaimana dalam proses pengambilan keputusan antara DPR-pemerintah bisa berjalan cepat dan kondusif," katanya menjelaskan. "Saling hormati kan disitu penting, tanpa membentuk suatu badan/sekber." (Baca juga: KIH Ajukan Usul Reshuffle Menteri kepada Jokowi Pekan Ini)
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Sutiyoso mengatakan, sekber dibentuk untuk meningkatkan komunikasi dengan Jokowi.
Sutiyoso menjelaskan, sekretariat bersama tersebut akan berada di bawah pimpinan politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pramono Anung.
Menurut Sutiyoso, konsep secara umum mengenai keberadaan sekretariat bersama telah dibahas secara internal dalam pertemuan rutin bulanan KIH di kediaman Sutiyoso, 28 April lalu. (sip)