"Kami menerima islah karena kami menghargai Pak Jusuf Kalla sebagai senior kami," kata Ace dalam sebuah acara diskusi di kawasan Sabang, Jakarta, Rabu (27/5).
Namun, meski sudah islah, kubu Agung Laksono tetap mengajukan banding atas keputusan PTUN yang memenangkan kubu Aburizal Bakrie. "Pak Jusuf Kalla bilang, jalankan saja proses hukum. Islah, oke, tapi banding kami jalan terus," ucap Ace.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ace percaya betul kalau kubunya tidaklah keliru tentang kepengurusan Partai Golkar yang sah. Pasalnya, lima institusi yang menangani islah Golkar mengakui bahwa kubu merekalah yang benar.
Ace juga mengungkapkan kalau sebenarnya tawaran untuk islah sudah ditawarkan kubunya sejak lama. "Islah sudah lama dilakukan oleh kami. Tapi mereka memilih mekanisme hukum. Mahkamah partai yang diatur dalam Undang-Undang sebagai proses menyatukan kembali, tapi mereka lebih memilih kasasi," ungkapnya.
"Tawaran untuk duduk bersama sudah kami layangkan ketika hasil keputusan mahkamah partai. Tapi tidak digubris," tambah Ace. (pit)