Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat nonaktif PDIP, adalah sosok yang mencanangkan pembangunan kembali Kantor PDIP. Saat itu Mega bahkan tak yakin dengan usul Puan. (Baca juga: Puan-Prananda Dibentengi Loyalis, PDIP Milik Trah Soekarno)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun akhirnya Megawati sependapat dengan Puan. “Saya pikir masak kami (PDIP) tidak punya kantor yang representatif,” ujar Presiden RI kelima itu.
Mega mengaku terkagum-kagum sewaktu diundang untuk datang melihat kantor baru partai lain. “Saya berpikir ‘Hebat ya parpol punya gedung seperti ini.’ Saat tetangga kami (PPP) membangun gedung mereka, saya berpikir kapan ya kami punya Kantor DPP seperti PPP,” kata dia.
Kini keinginan Puan dan Megawati terwujud. Diapit Puan dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Mega menandatangani prasasti di kantor baru mereka. "Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, nyalakan terus semangat perjuangan untuk membela ideologi Pancasila 1 Juni 1945, 'dedication of life' kita merupakan api nan tak kunjung padam, pantang surut, pantang menyerah, maju terus untuk kejayaan Indonesia raya tercinta," ujar Megawati mengutip tulisan pada prasasti tersebut.
Mulai 17 Juni, seluruh kegiatan operasional PDIP akan dipusatkan di gedung Diponegoro tersebut, sedangkan kantor lama PDIP di Lenteng Agung akan dipakai untuk pusat pelatihan kader serta organisasi sayap partai. (agk)