“Gerindra kan punya kesepahaman dengan PPP dan Golkar. Jadi kalau saling menitip kader biasa saja,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desmond mengatakan, toh Gerindra tak sembarangan menerima kader-kader PPP yang dititipkan. Seluruh kader titipan bakal melalui mekanisme resmi Gerindra.
Dengan demikian, ujar Desmond, kader-kader Gerindra tak akan merasa dirugikan andai pun banyak kader PPP yang pindah ‘perahu’ selama pilkada. “Tak ada kerugian. Survei jadi patokan,” kata dia.
Untuk diketahui, pendaftaran calon kepala daerah akan dibuka 26-28 Juli. Komisi Pemilihan Umum berpegang pada Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk memutuskan kubu mana di PPP dan Golkar yang berhak ikut pilkada.
SK Menkumham tersebut memberikan pengesahan kepada PPP kubu Romi dan Golkar kubu Agung. Namun SK itu digugat dan hingga kini proses hukum masih berlangsung lantaran Menkumham mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang membatalkan kedua SK dia terkait PPP dan Golkar. (Baca juga: Djan Faridz Minta JK Damaikan PPP dan Menkumham) (agk)