Kendati demikian, ia mengatakan kesulitan itu telah berakhir kemarin malam. Saat itu kesepuluh anggota tim penjaringan Golkar bertemu dan "menyisir" pasangan-pasangan calon kepala daerah untuk 269 daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yorrys mengatakan masalah perbedaan pasangan calon tak ada lagi karena akan diselesikan melalui lembaga survei. Awalnya, lanjut Yorrys, Golkar akan menggunakan 17 lembaga survei.
"Mereka hanya survei elektabilitas dan popularitas. Enggak bisa (survei) kewenangan, sudah tidak ada waktu lagi," tuturnya.
Diketahui, KPU dapat menerima pengusungan pasangan calon dari partai bersengketa seperti Golkar dan PPP, asalkan nama pasangan calon yang sama diajukan di dua berkas yang berbeda.
Ketua KPU Husni Kamil Manik sebelumnya mengatakan KPU tidak akan menerima pencalonan dari partai bersengketa apabila yang diusung adalah pasangan calon yang berbeda. (ded/ded)