Anggota Komisi Pemilihan Umum Hadar Nafis Gumay mengatakan, dua pasangan tersebut mendaftar ke KPU setempat, Senin (3/8), sekitar pukul 9.00 WITA.
Hadar mengatakan, pasangan bakal calon kepala daerah Boltim yang pertama mendaftar adalah duet Sehan Salim Landjar dan Rusdi Gumalangit. Keduanya disokong empat partai politik, yakni Partai Amanat Nasional, Gerindra, Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadar mengatakan, KPU Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, baru saja membatalkan pencalonan pasangan Salman-Jana Hamdiana. Ia berkata, pendaftaran mereka tidak sah karena partai politik pengusung mereka sebelumnya telah terdaftar sebagai pengusung pasangan lain.
"Pasangan itu baru mendaftar dan dalam tanda petik terjadi penerimaan pendaftaran yang terpaksa. Setelah dikoreksi dan dicek, telah ditetapkan pasangan calon itu dibatalkan penerimaannya pendaftarannya sehingga di Kota Mataram sampai detik ini hanya ada satu pasangan," ujar Hadar di Jakarta, siang ini.
Hadar berkata saat pasangan Salman-Jana Hamdiana mendaftar, situasi di kantor KPU Kota Mataram tidak kondusif karena adanya rangkaian pemaksaan.
Ia menuturkan, para anggota KPU setempat pun merasa tidak tenang dan terpaksa menerima pendaftaran pasangan tersebut meskipun terdapat kesalahan administratif yang jelas.
Kota Mataram kini hanya memiliki satu peserta pilkada, yakni duet Ahyar Abduh dan Mohan Roliskana. Keduanya merupakan kepala daerah petahana di pemerintahan ibukota NTB. (pit)