"Kemungkinan besar ada pendatang baru dari partai di luar Koalisi Indonesia Hebat," ujar Rofiq, Rabu (12/8).
Ada pun partai-partai yang berada di luar pemerintahan adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan kubu Djan Faridz. Ia pun mengindikasikan pendatang baru tersebut berasal dari PAN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yandri menyatakan, sejak dulu PAN telah mendorong Jokowi untuk melakukan reshuffle kabinet. Namun, ia mengatakan dorongan tersebut bukan atas dasar dorongan politik semata, melainkan bentuk tanggung jawab moral partai untuk memajukan bangsa.
"Sampai saat ini PAN belum mendapat undangan resmi dari Presiden untuk membahas reshuffle. Tapi bila benar ada tiga kementerian yang harus di resfhuffle yaitu ekonomi, hukum dan keamanan, dan pemuda," ujar Yandri kepada CNN Indonesia, Rabu (12/8).
Senada, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan PAN belum diajak bicara dengan Presiden Jokowi mengenai reshuffle. Ia pun membantah adanya kader PAN masuk untuk menggantikan posisi menteri yang kabarnya akan direshuffle siang ini. (pit)