Ia menduga, pergantian ini terkait dengan kasus yang ditangani oleh Kabareskrim lama Komisaris Jenderal Budi Waseso. Desmond menyebutkan, Budi diganti karena sedang menangani kasus dugaan korupsi mobil crane di PT Pelindo II.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desmond juga menyayangkan sikap Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang seolah lepas tangan dalam mutasi jabatan ini. Dia mengatakan penegakan hukum dan keadilan akan sulit dengan kondisi demikian.
Ia juga menyebutkan, jika memang benar Budi Waseso diganti karena sedang menangani kasus korupsi, berarti polisi telah dilemahkan mafia.
Budi Waseso dengan Komisaris Jenderal Anang Iskandar resmi bertukar posisi. Surat Telegaram Kapolri soal mutasi jabatan ini dikeluarkan tadi malam.
Budi Waseso juga menyebut keputusan presiden soal pengangkatan dirinya sebagai Kepala BNN juga sudah terbit, meski mengaku belum tahu kapan akan dilantik oleh Presiden Jokowi. (Baca juga: Lingkaran Badai Budi Waseso)
Sampai hari ini Budi masih merasa menjadi Kabareskrim Polri dan sejak pagi sudah berkantor di Mabes Polri meski sudah resmi digantikan Anang Iskandar. (sur)