Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menegaskan parlemen punya waktu tiga bulan untuk mempersiapkan, memproses, menjaring, dan melakukan uji kelayakan terhadap para calon pimpinan KPK. Dengan tenggat yang ada, dia menjanjikan pada akhir tahun sudah ada nama lima nama yang diserahkan DPR ke Presiden Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami trauma dengan itu. Bukannya memberantas korupsi, yang ada malah saling memberantas. Mudah-mudahan kita bisa mengerti apa arti kata trauma," ujar dia.
Terlepas dari itu, DPR juga bakal memanfaatkan agenda Global Conference of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) yang rencananya digelar di Yogyakarta pekan depan, 6 hingga 8 Oktober 2015.
Konferensi antikorupsi dunia yang dihadiri 65 negara itu bakal dimanfaatkan DPR untuk menjadi bagian masukan bagi pembahasan pemberantasan korupsi yang ada di Indonesia saat ini.
"Jadi kami tidak mau buru-buru soal Capim ini. Waktunya masih panjang. Kami ingin memanfaatkan dengan pengkajian yang mendalam," kata Fahri. (utd)