“Jadi jalan besok (hari ini), fraksi lain juga berangkat perwakilannya,” kata Masinton kepada CNN Indonesia, Kamis (1/10).
Komisi yang dipimpin Aziz Syamsuddin itu menyatakan, tim yang dibentuk memang akan langsung meninjau daerah yang menjadi tempat kejadian perkara untuk mendengar cerita masyarakat dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua MPR Zulkifli Hasan sebelumnya menyesalkan pembunuhan Salim. Zul menilai pembunuhan itu sebagai perbuatan keji dan tidak mengindahkan sisi kemanusiaan.
Salim (46) tewas dibunuh pada 26 September 2015, setelah dijemput sejumlah preman dari rumahnya dan dibawa ke Kantor Desa Selok Awar-Awar. Dia dianiaya dengan cara dipukuli batu dan benda keras lainnya oleh banyak orang dalam kondisi kedua tangan terikat.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) saat ini juga tengah berada di Lumajang memantau proses penyidikan yang dilakukan kepolisian dalam kasus pembunuhan Salim. Polda Jawa Timur telah menetapkan 23 orang sebagai tersangka yang diduga terlibat membunuh Salim.
Salah satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Kepala Desa Selok Awar-awar, Hariyono. Polisi menemukan airsoft gun di kediamannya saat melakukan penggeledahan, Kamis sore (1/10). (rdk)