Sejak surat penonaktifan itu dikeluarkan Sabtu (21/11), tiga anggota Bawaslu tersebut tidak lagi aktif di kantor Bawaslu Papua Barat yang berada di Jalan Merdeka, Manokwari.
Namun, kata Sekretaris Bawaslu Papua Barat Muhammad Idrus, Selasa (24/11), penonaktifan tiga anggota Bawaslu itu tidak mengganggu aktivitas di kantor tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tugas pengawasan bukan ranah kami, itu tugas anggota Bawaslu," ujar Idrus.
Distribusi Surat Suara
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Supiori, Papua, bakal mendistribusikan logistik pemilihan kepala daerah setempat pada 6 Desember 2015, atau tiga hari sebelum hari pelaksanaan Pilkada Serentak 2015.
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kabupaten Supiori Marhaen Matoneng di Supiori, Rabu (25/11), mengatakan, sesuai jadwal, pengiriman logistik pilkada dari KPU ke panitia pemilihan distrik dilakukan H-3 pemungutan suara pada 9 Desember 2015.
Ia menjelaskan setelah logistik dikirim ke setiap panitia pemilihan distrik, pada 7 Desember akan didistribusikan ke panitia pemungutan suara hingga setiap kelompok penyelenggara pemungutan suara di setiap kampung.
KPU Supiori, kata Marheen, optimistis target pendistribusian logistik pilkada tepat waktu sehingga dapat digunakan saat pemungutan suara pada 9 Desember 2015.
"Semua petugas penyelenggara di setiap kampung dan distrik diharapkan tetap memperhatikan keamanan logistik pilkada serentak karena menjadi momen penting demokrasi masyarakat secara langsung untuk menentukan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih," kata Matoneng.
Berdasarkan data, jumlah pemilih tetap Pilkada Kabupaten Supiori mencapai 15.103 pemilih yang tersebar di lima panitia pemilihan distrik dan 45 tempat pemungutan suara. (antara)