"Nama-nama yang banyak disebut, termasuk Pak JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) memang lebih baik dihadirkan. Kalau Presiden (Joko Widodo) memang susah, tapi mungkin bisa dimintai keterangan lewat surat," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, di Jakarta, Minggu (29/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Boleh jadi ada yang tidak terekam dalam peristiwa ini, bisa ditanya ke Luhut," kata Ray. "Penting mengundang Luhut sebagai saksi."
Meski berharap Setya mundur secara permanen dari jabatan Ketua DPR, Ray tidak mau menggantung harapan terlalu tinggi. "Setya ini dibesarkan Orde Baru, kalau minta mundur rasanya tidak mungkin mau."
"Berbeda dengan Patrice Rio Capella yang politikus baru, semangat reformasinya lumayan tinggi sehingga mau mengundurkan diri," kata Ray. (obs)