Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memetakan delapan provinsi rawan konflik jelang, saat, dan pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015. Asisten Operasional Kapolri Irjen Pol Unggung Cahyono memastikan Korps Bhayangkara menyiapkan 192.209 personel untuk mengamankan seluruh Indonesia termasuk delapan wilayah tersebut.
Kedelapan provinsi yakni Sumatra Utara, Jambi, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Jawa Timur, Nusa tenggaara Barat, Papua, dan Papua Barat. Untuk wilayah tersebut, pengetatan pengamanan dimulai beragam yakni tanggal 5, 6, 7, atau 8 Desember 2015. Sementara Pilkada serentak akan dihelat pada 9 Desember 2015.
"Ada delapan indikator kerawanan yakni kesiapan penyelenggaraan Pilkada, sejarah konflik, potensi konflik pasangan calon, keberadaan pengurus parpol ganda, karakteristik masyarakat, tingkat kerawanan akibat gangguan ketertiban, sengketa batas wilayah, dan calon incumbent atau petahana," kata Unggung saat rapat koordinasi terakhir dengan Komisi Pemlihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, Kementerian Dalam Negeri, dan perwakilan partai politik, di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (6/12).
Selain Polri, TNI mengatakan kesiapannya dalam mengantisipasi konflik. TNI menurunkan sedikitnya 11 ribu personel di wilayah. Dalam tataran wilayah, TNI akan memberikan komando pada Bela Pertahanan Wilayah (Belahanwil) apabila ada kondisi rawan.
"Tugasnya kita kita bantu sukseskan pelaksanaan Pilkada serentak. Apabila tiap tahapan ada temuan dari satgas yang pengaruhi kelancaran Pilkada serentak langsung kita laporkan ke instansi terkait," kata M Thamrin saat rapat.
Contoh temuan misalnya intimidasi yang dilakukan tim dari pasangan calon. "Misal di Poso, ada indikasi intimidasi. Papua juga ada indikasi arah ke intimidasi untuk paslon tertentu. Kita koordinasi ke Polri dan TNI untuk antisipasi," katanya.
Pilkada serentak pertama kali di Indonesia akan mulai dihelat pada 9 Desember 2015. Sebanyak 269 daerah yang terdiri dari sembilan provinsi, 36 kota, dan 224 kabupaten akan menyelenggarakan pemilihan punggawa daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT