Ketidaktahuan tersebut dijadikan salah satu alasan Ridwan ikut menghadiri konferensi pers yang dihelat Luhut terkait polemik perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia kemarin.
“Saya baru tahu Pak Luhut dapat undangan dipanggil pimpinan MKD. Saya dengar sendiri dari Pak Luhut saat konferensi pers kemarin. Kalau tahu dari awal, ngapain saya datang ke konferensi pers itu,” kata Ridwan ketika dihubungi CNN Indonesia hari ini, Sabtu (12/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga meminta publik untuk tidak membesar-besarkan kehadiran dia dan dua orang Anggota MKD dari Golkar yang hadir dalam konferensi pers tersebut.
“Pak Luhut adalah salah satu yang namanya disebut di rekaman, kami ingin dapat informasi dan korelasi terkait tuntutan Sudirman Said,” ujar Ridwan.
Selain Ridwan Bae, Wakil Ketua MKD Kahar Muzakir dan Anggota MKD Adies Kadir hadir dalam konferensi pers Luhut di Kantor Kementerian Koordinator Polhukam. Dalam keterangan resminya, Luhut membantah pernah berbicara dengan Setya Novanto dan pengusaha M Riza Chalid terkait negosiasi perpanjangan kontrak karya Freeport.
Luhut yang tampak kesal dalam konferensi pers tersebut mengaku mulai terganggu dengan polemik Freeport setelah keluarganya terusik dengan pertanyaan dan pemberitaan mengenai isu tersebut. (rdk)