Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, sambutan yang meriah itu karena dirinya memiliki hubungan baik sejak dulu dengan partai berlambang banteng tersebut. Dia menepis anggapan bahwa itu terkait dengan pemilihan kepala daerah serentak 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maju tetap independen. Pokoknya tunggu (KTP) bisa (maju) independen atau tidak," ujar Ahok sambil berlalu meninggalkan awak media.
"Belum, belum. Nanti saya akan sampaikan secara resmi," ucap Hasto di sela agenda Rakernas I PDI Perjuangan.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Hendrawan Supratikno menuturkan pasangan Ahok-Djarot terbukti dapat membangun sinergitas yang baik dalam beberapa tahun memimpin Ibu Kota Jakarta.
"Tentu tidak salah kalau PDIP mencalonkan kembali duet yang sama. Mereka sudah terbukti bisa saling melengkapi," ujar Hendrawan Supratikno saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/1).
Dia menjelaskan, Ahok dan Djarot dapat bekerja sama dengan baik meski memiliki dua jenis sifat dan kepemimpinan yang berbeda. Ahok memiliki kepemimpinan yang meledak-ledak. Sementara Djarot lebih tenang dibandingkan Ahok. (obs)