"Tidak tertarik. Iya, kami tidak bergeming. Jangan digoda-goda," ujar Hinca Panjaitan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski jadi penyeimbang, Partai Demokrat tidak akan menjegal kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap pro rakyat. "Ibarat naik bus. Kalau aman kami dukung. Kalau tidak aman, akan kami ingatkan," katanya.
Sementara Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS dan PPP bergabung dalam Koalisi Merah Putih mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.
Partai Demokrat tak bergabung dengan kedua koalisi tersebut. Situasi berubah di parlemen. Fraksi Demokrat membuat kesepakat untuk bergabung dengan fraksi partai KMP. Karenanya, Fraksi Demokrat memiliki kursi pimpinan DPR, MPR dan seluruh alat kelengkapan dewan.
Belakangan, kedua koalisi ini mencair. Hal itu terlihat mulai dari deklarasi dukungan PAN ke pemerintahan pada 2015 silam. Dilanjut dengan deklarasi dukungan Partai Golkar Aburizal Bakrie ke pemerintah, yang akan dikukuhkan dalam forum Munaslub 2016. (meg)