Dalam undangan yang disebar oleh DPD Partai Gerindra, nama-nama bakal calon yang tertera dalam daftar penjaringan Partai Gerindra antara lain Sandiaga Uno, Biem Benyamin, M Sanusi, hingga Ridwan Kamil.
Namun ada sejumlah nama yang tidak masuk dalam daftar penjaringan Gerindra tapi tetap diundang untuk datang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam undangan tersebut terdapat 12 nama orang yang diundang untuk hadir, empat di antaranya adalah bakal calon dari Partai Gerindra yang sudah disebutkan sebelumnya. Sementara delapan nama lain merupakan nama-nama yang santer dikabarkan akan maju juga di Pilkgub 2017.
Empat nama selanjutnya yang muncul adalah Nahrowi Ramli, Ichsanuddin Noorsy, Isnaeni, dan Marco Kusuma Atmaja.
Sementara itu dua nama tersisa yang ada di daftar undangan adalah Yusril Ihza Mahendra dan Boy Sadikin. Nama Yusril mencuat akhir-akhir ini setelah dirinya mengklaim sudah memiliki dukungan yang cukup untuk maju lewat jalur independen.
Syarif menjelaskan nama-nama baru tersebut tidak masuk dalam daftar bakal calon dari Partai Gerindra. Namun begitu dia tak menutup kemungkinan di jika para bakal calon itu mau masuk ke Gerindra.
Menurut Syarif, keputusan apakah bakal calon ditamban atau tidak ada di tangan DPP Partai Gerindra.
"Kalau DPD yang meminta maka kami bisa memasukkan mereka," ujar dia.
Ridwan Kamil Belum Masuk Daftar
Sementara itu untuk urusan Ridwan Kamil jadi diusung Gerindra atau tidak, Syarif mengatakan Wali Kota Bandung itu baru akan menentukan sikap pada Maret nanti.
Meski belum ada kejelasan mengenai keputusannya, Syarif menegaskan bahwa kemungkinan Emil, sapaan Ridwan Kamil, maju di Pilgub 2017 sudah mencapai 70 persen. Angka tersebut naik sepuluh persen dibandingkan beberapa hari lalu.
"Kemarin sempat dikatakan 60 persen, tapi baru-baru ini dia katakan sudah 70 persen dan mudah-mudahan benar maju," kata Syarif. (sur)