Menjelang makan siang tadi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ganjar datang ketika Ahok belum tiba di kantor.
"Hanya main saja," kata Ganjar sesaat sebelum masuk ke gedung utama Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/2/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu jam setelah Ganjar dan Ahok berbincang, tiba-tiba mobil dengan D 1830 PN datang dengan dikawal mobil aparat kepolisian. Ternyata, mobil tersebut membawa Walikota Bandung, Ridwan Kamil.
Setelah 40 menit, ketiganya keluar berbarengan. Saat itu, Ganjar menegaskan bahwa pertemuan mereka bertiga sama sekali tidak direncanakan sebelumnya.
"Memangnya kami ini memiliki wajah janjian? Wajah kami ini inovasi semua," kata Ganjar sembari tertawa.
Tak berbeda jauh dengan Ganjar, Ahok mengatakan bahwa kedatangan Ganjar hanya bersifat kunjungan teman lama di Komisi II DPR RI.
"Pak Ganjar kan teman lama di Komisi II, jadi mampir ngobrol dan makan dengan istri," katanya.
Sementara itu Emil mengatakan hal yang sedikit berbeda. Pertemuan mereka, kata Emil, di antaranya sedikit membicarakan soal politik, yakni soal Pemilihan Gubernur 2017 yang diadakan di DKI Jakarta.
Emil merupakan salah satu calon yang digadang akan maju dalam pemilihan gubernur 2017. Namun, Emil mengatakan menunggu sampai Senin (29/2) untuk menentukan sikap.
“Saya maju atau tidak akan diumumkan hari Senin ya (29/2)," kata dia.
Adapun Ganjar, tidak menunjukkan kemungkinan maju di Pilgub 2017. Namun begitu, Ahok tampak menggoda Ganjar untuk ikut bertarung di Jakarta.
"Kalau ada sesuatu yang tidak sepakat ya mungkin kami akan bersaing baik-baik," ujarnya. (yul)